Apa itu Shalom?

DI 19102018

Yeremia 16:5

  • Sungguh, beginilah firman TUHAN: Janganlah masuk ke rumah perkabungan, dan janganlah pergi meratap dan janganlah turut berdukacita dengan mereka, sebab Aku telah menarik damai sejahtera pemberian-Ku dari pada bangsa ini, demikianlah firman TUHAN, juga kasih setia dan belas kasihan-Ku.

Kata damai sejahtera dlm ayat ini adalah ‘shâlôm shâlôm’ yg ternyata memiliki bnyk arti.

Shalom berarti selamat (safe), keadaan baik (well), gembira (happy), ramah (friendly), kesejahteraan (welfare), kemakmuran (prosperity), damai dg Tuhan dan dg sesama (peace), sehat (soundness).

Shalom bkn sekedar salam khas org Kristen, ketika kita memberi salam pd sesama org percaya dg mengucapkan: “Shalom!”, ini spt kita sdg memberkati mrka melalui ucapan, mendoakan dan mengharapkan org yg kita berikan salam itu mengalami semua keadaan yg terkandung dlm pengertian kata shalom. Tentu saja hrs didasari oleh adanya hubungan baik antara org yg memberi dan menerima salam ini, dan org yg menerima salam ini akan mengalami semua keadaan yg terkandung dlm pengertian shalom ini.

Lukas 10:5-6 KJV
And into whatsoever house ye enter, first say, Peace be to this house.
And if the son of peace be there, your peace shall rest upon it: if not, it shall turn to you again.

Dan dalam rumah siapapun yang kamu masuki, pertama katakan: “damai sejahtera untuk rumah ini.”
Dan jika ada anak damai di sana, damaimu akan menetap di atasnya, jika tidak, itu akan kembali padamu lagi.

Dlm hal menerima salam ini, ada kriteria yg diperlukan, yaitu si penerima salam ini hrslah seorg ‘anak damai’, artinya memang org yg cinta dan hidup dlm damai, maka ucapan salam yg dia terima akan menjd kenyataan, mengalami hal-hal yg baik, krna shalom yg dia terima itu akan menetap di atasnya, artinya kemanapun dia pergi, shalom itu menyertainya. Spt topi yg kita pakai, akan ikut kita krna ada di atas kepala kita. Inilah alasan mengapa kita mengalami keadaan yg baik: hidup damai.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.