Berharap Dalam Firman-Nya

DI 25102018

Mazmur 130:1,5
Out of the depths have I cried unto thee, O LORD.
I wait for the LORD, my soul doth wait, and in his word do I hope.

Dari tempat yang dalam aku telah berseru padamu, oh TUHAN

  • Aku menantikan TUHAN, jiwaku menantikan, dan di dalam firman-Nya aku berharap

Situasi yg pemazmur alami spt ada dlm tempat yg dlm, mgkin diibaratkan ada dlm sebuah lobang yg dlm spt penjara pd masa itu, atau spt terperosok dlm jurang yg dlm, tdk bs keluar dan menantikan pertolongan org lain utk bs keluar dr sana.

Apa yg dialami pemazmur mgkin jg sama spt yg sdg kita alami hari-hari ini. Hanya Tuhan yg menjd pengharapan kita, sdh meminta pertolongan sana dan sini tp tdk ada yg menolong. Memang kita jgn berharap pd manusia, krna bs saja mrka mengecewakan atau tdk selalu bs menolong kita. Pemazmur menaruh harapannya pd Firman Tuhan, pd apa yg ada dlm diri Tuhan. Ini menunjukkan bhw memang pemazmur tahu persis bhw dlm firman Tuhan ada solusi dr apa yg sdg dia alami. Bgmna dg kita? Apakah jg berharap di dlm firman-Nya?

Dlm firman Tuhan ada janji-janji-Nya, ada petunjuk dan arahan hidup, ada hukum dan gambaran ttg pribadi Tuhan yg sangat peduli dg apa yg umat-Nya alami. Ketika kita mengingat firman-Nya, kita punya dasar utk berharap akan pertolongan dr Tuhan, itulah sebabnya kita perlu utk menantikan Tuhan. Tuhan pasti tolong, tp kita perlu utk menunggu waktu Tuhan, krna Dia bertindak selalu dg perencanaan yg sempurna. Dlm masa penantian inilah kita perlu memperkuat diri dg membc dan merenungkan firman-Nya. Jgn biarkan hati kita kosong atau dipenuhi dg kekuatiran dan kebingungan. Jgn biarkan sesuatu yg bs melemahkan itu masuk dlm hati dan pikiran kita. Jagalah hati agar saat Tuhan bertindak, kita dlm keadaan yg kuat dan siap utk mengalami pertolongan Tuhan.

Berharaplah di dlm firman-Nya, nantikanlah Tuhan bertindak, dan jgnlah menjd lemah, ingat bhw Tuhan peduli dg umat-Nya dan tdk membiarkannya sndrian menghadapi apapun jg

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.