DI 03112018
1 Samuel 15:24 KJV
And Saul said unto Samuel, I have sinned: for I have transgressed the commandment of the LORD, and thy words: because I feared the people, and obeyed their voice.
- Dan Saul berkata pada Samuel: “Aku telah berdosa, karena aku telah melampaui perintah Tuhan, dan firman-Nya, karena aku takut pada rakyat, dan mentaati suara mereka.
Raja Saul diperintah Tuhan utk membasmi bangsa Amalek, semua hrs dibunuh dan tdk boleh ada yg dibiarkan hidup. Namun raja Amalek yaitu Agag beserta hewan-hewan yg tambun dibiarkan hidup, sptnya alasannya boleh dibenarkan mnrut pikiran Saul, hewan-hewan itu utk persembahan bagi Tuhan.
Sbnarnya Saul lebih takut pd rakyatnya drpd takut pd Tuhan. Kekuatan rakyat atau ‘people power’ seringkali menjd faktor seseorg atau sekelompok org ‘terpaksa’ melakukan yg salah dan melanggar perintah Tuhan. Takut kehilangan jabatan, harta, kehormatan, fasilitas, kemudahan, promosi, dsbnya, membuat org lebih memilih mentaati manusia lebih drpd taat pd manusia.
Taat pd Tuhan tdk bs setengah-setengah, sebagian dilakukan, sebagian tdk dilakukan, di mata Tuhan hal demikian tetap saja sebuah ketdk taatan yg kita tunjukkan. Melakukan yg kurang atau justru menambahi dr apa yg Tuhan perintahkan sama saja itu sebuah pemberontakan. Saul akhirnya akan kehilangan jabatannya sbg raja, dia lupa bhw bkn rakyat yg menjadikan dia sbg raja, tp Tuhan.
Ingat bhw semua yg kita miliki dan jalani adalah dr Tuhan, itu bs diberi tp jg bs diambil Tuhan kembali, kalau kita tdk taat dan tdk setia, cepat atau lambat apa yg Tuhan telah berikan dan percayakan akan Dia ambil dan Dia berikan pd org lain. Seberapapun kita coba mempertahankanjya, akan sia-sia saja. Jgn pernah kita memakai alasan kita lakukan utk Tuhan pdhal itu krna raaa takut kita pd org lain. Alasan yg kelihatannya rohani tdk akan pernah membuat pelanggaran kita dimaklumi oleh Tuhan. Dosa tetaplah dosa, tdk bs ditutupi dg sesuatu yg kelihatannya baik.