DI 08112018
Matius 6:31
- Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai?
Kalau sesuatu itu dibilang ‘jangan’, artinya tdk boleh dilakukan walaupun br sekedar niat. Ada akibatnya jika itu dilakukan, dan biasanya akibatnya buruk atau negatif.
Jgn kuatir apa yg akan kita makan, minum, pakai, krna Tuhan tahu kita memerlukan semuanya itu. Namun sbnarnya bkn sekedar tahu, tp ada sebuah kewajiban di dlmnya. Kita lihat ayat berikut :
Keluaran 23:25
Tetapi kamu harus beribadah kepada TUHAN, Allahmu; maka Ia akan memberkati roti makananmu dan air minumanmu dan Aku akan menjauhkan penyakit dari tengah-tengahmu
Jd ini adalah sebuah perjanjian antara Tuhan dg umat-Nya yaitu jika kita beribadah atau menjd hamba yg melayani Tuhan (bkn pengertian ttg seorg hamba Tuhan), maka bagian Tuhan adalah memberkati makanan dan minuman kita serta menyingkirkan penyakit dlm hidup dan lingkungan kita. Jd inilah alasan tdk perlu kuatir, sm spt jika kita tdk melanggar hukum, tak perlu takut masuk penjara. Kuatir ttg mknan, minuman dan pakaian adalah kekuatiran yg tdk berdasar, mgkinkah Tuhan mengingkari janji-Nya? Terlalu sulitkah bagi Tuhan utk menyediakan kebutuhan yg kita perlukan?
Mulailah berpikir utk sesuatu yg lebih penting yaitu bgmna ibadah kita terhadap Tuhan? Apakah kita sdh menjd hamba yg melayani Tuhan? Majikan yg baik pasti berlaku mulia terhadap para pembantunya, selama pembantunya taat dan membuat majikan puas dg plynan yg diberikan. Kalau ibadah kita ini kualutasnya buruk, pasti ada pengaruhnya terhadap pemenuhan kebutuhan hidup kita oleh Tuhan. Tuhan sdh sediakan, kita tdk perlu kuatir, namun jgn sampai kita lalai dlm penghambaan kita kpd Tuhan.
Ibadah bkn sekedar ibadah di gereja, tp penundukkan diri kita pd Tuhan dlm hidup sehari-hari. Tuhan menilai semua yg kita perbuat, krna itu jgn sembarang bertindak dan berkata-kata. Dlm segala hal ingatlah akan Tuhan.