DI 12112018
2 Petrus 2:8 KJV
(For that righteous man dwelling among them, in seeing and hearing, vexed his righteous soul from day to day with their unlawful deeds;
- Karena orang benar itu menetap di antara mereka, dalam melihat dan mendengar, jiwa benarnya tersiksa dari hari ke hari dengan perbuatan melanggar hukum mereka.
Lot tinggal di dekat kota Sodom dan Gomora stlah dia memilih sesuai dg tawaran Abraham, pamannya, mengenai daerah yg ingin ditinggali. Meskipun scra geografis daerahnya bagus, namun ternyata penduduknya bermoral buruk, Lot tersiksa jiwanya.
Misalkan kita sdg berpuasa, kemudian ada org yg mkn di hadapan kita, scra bergantian dtg 20 org mkn di hadapan kita, bgmna emosi kita? Plg mgkin terjd adalah timbul keinginan utk batal puasa dan mkn. Lot setiap hari melihat kelakuan buruk penduduk Sodom dan Gomora, ada kemungkinan diapun tergoda melakukan hal yg sama, namun di mata Tuhan, Lot disebut org benar, artinya dia mampu menjaga dirinya tetap hidup kudus dan pny moral yg baik, shga dia diselamatkan saat Tuhan menghukum Sodom dan Gomora.
Bgmna dg kita? Apa yg kita rasakan melihat perbuatan yg melanggar hukum di dpn mata kita trs menerus? Atau justru kita sdh mati rasa dan berlagak ‘buta’ dan ‘tuli’ seolah-olah semua itu hal yg wajar? Lebih parah lg malah kita ikut-ikutan jg melakukannya krna menganggap itu ‘dosa berjamaah’, bnyk yg lakukan tp tdk bs dihukum? Jgn sampai hati dan pikiran kita sampai dibutakan dg dosa yg dianggap hal yg wajar. Ingat bhw di akhir zaman akan ada cawan murka Tuhan spt yg tertulis dlm Kitab Wahyu, ada hari penghakiman Tuhan utk kejahatan yg dilakukan manusia. Gunanya hidup kudus adalah diselamatkan dr murka Tuhan bila hari itu tiba. Jgn anggap sepele ttg kekudusan.
Jgn teracuni oleh tindakan amoral di sekitar kita, ataupun tindakan yg melawan hukum yg ada, baik hukum Tuhan ataupun hukum yg dibuat oleh manusia. Setiap org bertanggung jwb atas perbuatannya masing-masing. Jaga moral kita.