Dipilih Tuhan

DI 21112018

Yeremia 20:9 KJV
Then I said, I will not make mention of him, nor speak any more in his name. But his word was in mine heart as a burning fire shut up in my bones, and I was weary with forbearing, and I could not stay.

  • Kemudian aku berkata: “Aku tidak akan menyebut Engkau, ataupun berbicara lagi di dalam nama-Nya, tetapi Firman-Nya ada di dalam hatiku seperti sebuah api yang membakar diam di dalam tulang-tulangku, dan aku lelah dengan sabar, dan aku tidak dapat tinggal.

Bila kita baca pasal ini scra utuh maka nabi Yeremia merasa lelah dlm menjalani panggilan Tuhan sbg pembawa pesan Tuhan bagi bangsa Israel. Adanya penolakan dr kalangan imam menjd kendala besar bagi Yeremia.

Pasyhur bin Imer, imam kepala rumah Tuhan tdk menpercayai pesan Tuhan yg disampaikan oleh Yeremia, malah membuat Yeremia menderita dan pd akhirnya Yeremia mengatakan apa yg akan dialami Pasyhur kelak krna dosanya dan telah bernubuat palsu.

Mgkin ada di antara kita yg sdg lelah menjalani kehidupan kita sbg org percaya. Kita merasa sia-sia apa yg telah kita lakukan sebaik mgkin, merasa Tuhan tdk bertindak dan berdiam diri. Kita bertanya mengapa Tuhan diam dan membiarkan, bukankah ini bs membuat kita kehilangan iman dan berpaling dr Tuhan? Yg perlu kita tahu bhw semua org percaya pasti akan mengalami hal spt ini, ada saat di mana kita dibiarkan Tuhan sendirian, dan sdh putus asa. Inilah ujian ttg kesetiaan, jika kita setia maka kita akan menerima semua janji Tuhan. Jika tdk setia, kita akan kehilangan segalanya. Kita tdk sndrian, bnyk org jg sedang mengalami spt kita. Ada yg berhasil, ada yg gagal.

Selalu ada alasan bagi Tuhan jika Dia membw kita dlm situasi yg melelahkan kita, jika kita bertahan dan setia, maka kita akan mengagumi karya Tuhan yg luar biasa dlm hidup kita. Penderitaan krna Tuhan selalu ujungnya adalah kemuliaan Tuhan yg besar. Sabarlah dlm penderitaan dan tekunlah berbuat baik, setia dan tetap beriman, jgn lepas pengharapan yg dr Tuhan.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.