Sifat Buruk

DI 27112018

Keluaran 8:15 KJV
But when Pharaoh saw that there was respite, he hardened his heart, and hearkened not unto them; as the LORD had said.

  • Tapi ketika Firaun melihat bahwa ada waktu kelegaan, dia mengeraskan hatinya, dan tidak mendengarkan mereka, seperti yang Tuhan katakan.

Tulah trs menerus menimpa Firaun dan tanah Mesir, tp Firaun tetap mengeraskan hatinya. Melihat ada sdkit rasa lega, Firaun justru mencurangi org Israel.

Di satu sisi memang ini tepat spt yg Tuhan katakan pd Musa bhw Firaun akan mengeraskan hatinya memenuhi permintaan Tuhan melalui Musa dan Harun utk membw org Israel keluar dr Mesir, bahkan dlm ayat lainnya dikatakan bhw Tuhan sndri yg mengeraskan hati Firaun:

Keluaran 7:3
Tetapi Aku akan mengeraskan hati Firaun, dan Aku akan memperbanyak tanda-tanda dan mujizat-mujizat yang Kubuat di tanah Mesir.

Ini sebuah pelajaran penting mengenai penyesalan yg seharusnya berujung pd pertobatan. Ada saja org yg menyesal tp kembali lg pd dosa atau perbuatan buruk lainnya. Jd memang penyesalan itu boleh dikatakan ada levelnya, penyesalan sementara hingga penyesalan total yg bs kita sebut sbg pertobatan. Firaun takut tp ketika tulah berhenti, dia tdk takut lg malah menentang Tuhan. Kita mgkin jg demikian, menyesal lalu minta pengampunan, diampuni merasa lega tp kembali mengulangi perbuatan yg sama. Penyesalan kita blmlah menjd sebuah pertobatan.

Jgn mempermainkan kasih karunia Tuhan (Galatia 6:7), penyesalan sementara akan berbuahkan ‘tulah’ berikutnya yg jauh lebih mengerikan. Itulah sebabnya mengapa saat seseorg menyesal tdk sungguh-sungguh, hidupnya dibuat susah oleh Tuhan, berkat Tuhan pergi dr hidupnya. Semuanya akan berakhir jika org itu bertobat sungguh-sungguh, barulah terjd pemulihan diri. Jgn kita mempermainkan kasih Tuhan, ingat akibatnya akan kita tuai dan pastinya sangat tdk baik utk kita dan keluarga kita. Taatilah firman Tuhan dan hidup dlm kebenaran-Nya, evaluasi diri dan bertobat dg segenap hati.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.