Seperti Pelacur

DI 04122018

Bilangan 15:39 KJV
And it shall be unto you for a fringe, that ye may look upon it, and remember all the commandments of the LORD, and do them; and that ye seek not after your own heart and your own eyes, after which ye use to go a whoring:

  • Dan itu akan menjadi padamu untuk sebuah jumbai, bahwa kamu boleh melihat atasnya, dan mengingat seluruh perintah Tuhan, dan melakukannya, dan supaya kamu tidak tetap melihat hatimu sendiri dan matamu sendiri, sesudah kamu gunakan untuk pergi melacur

Memang ayat ini sangat ‘tajam’ menusuk hati krna Tuhan menyamakan org yg tdk melakukan perintah Tuhan dg org yg melacurkan diri.

Hati dan mata, menjd fokus peringatan Tuhan bagi umat-Nya dlm ayat ini, Tuhan mengingatkan bhw lihatlah jumbai yg ada di bagian bwh pakaian yg Tuhan perintahkan utk dibuat, setiap kali melihatnya ingatlah akan perintah-perintah Tuhan dan melakukannya. Dlm konteks ayat ini Tuhan menggambarkan keadaan org Israel yg hidup mnrut hukum Mesir selama berada di sana, spt seorg yg melacurkan dirinya. Setelah Tuhan membw mrka keluar dr Mesir, maka bkn hukum Mesir lg yg hrs mrka taati, tp hukum Tuhan yg disampaikan melalui Musa, yg kemudian disebut hukum Taurat.

Org yg tdk mau melakukan perintah Tuhan, hidup mengikuti keinginan hati dan matanya sndri. Cenderung mengikuti hawa nafsu dan mengikuti apa yg mnrutnya baik. Kalau yg dilihat lalu masuk dlm hatinya adalah sesuatu yg negatif dan itu dianggap baik, maka hatinya menjd tercemar dan bs berubah menjd hati yg jahat, maka perbuatannya jg menjd jahat. Itulah sebabnya Tuhan memberi perintah dan hukum-Nya spya mata dan hati kita melihat apa yg baik, sehingga hidup kita jg mengalami keadaan yg baik. Ingatlah selalu bhw kita hrs melakukan seluruh perintah Tuhan, jgn spt pelacur yg mengikuti mata dan hatinya sndri, hanya mengikuti nafsu kedagingan semata.

Bgmna dg hidup kita? Kalau tdk mengalami keadaan yg baik, koreksi diri apakah kita sdh melakukan perintah Tuhan atau blm?

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.