Mengenali Hikmat

DI 12122018

Amsal 8:30 KJV
Then I was by him, as one brought up with him: and I was daily his delight, rejoicing always before him;

  • Kemudian aku ada oleh Dia, sebagai seorang yang dibawa Dia, dan setiap hari akulah kesukaan-Nya, bersukacita selalu di hadapan-Nya

Memahami amsal dg gaya bhsa spt dlm pasal ini memang tdk mudah, namun ketika kita mulai mendalaminya, kita beroleh bnyk pengetahuan yg luar biasa.

Pasal ini penulis amsal menggambarkan ttg hikmat spt pribadi seorg manusia. Namun memang bs saja hikmat adalah sebuah roh, artinya memiliki kehidupan spt tersebut dlm Efesus 1:17 dikatakan sbg ‘roh hikmat’. Kita coba mengerti sebagian dr hikmat melalui ayat Amsal ini.

Hikmat berasal dr Tuhan, dan dibawa oleh Tuhan. Kata ‘brought up’ dlm bhsa aslinya adalah ‘âmôn’ yg berarti pencipta (artificer), perancang dan pembuat bangunan (architect), ahli pekerja (master workman), dan pekerja terampil yg ahli (skilled workman). Hikmat digambarkan spt seorg yg menciptakan, merancang dan membangun, penuh keahlian dan pekerja yg mumpuni. Jd kalau seseorg memiliki hikmat Tuhan dlm hidupnya, dia memiliki daya cipta, daya rancang dan membangun, mampu belajar hingga memiliki keahlian dan menjd seseorg yg ahli di bidangnya. Org malas pasti tdk memiliki hikmat dr Tuhan, org yg mudah menyerah jg pasti tdk memiliki hikmat Tuhan.

Ide-ide baru dan kreatif adalah wujud dr hikmat yg bekerja dlm hidup seseorg. Hikmat menjd ‘saluran’ bagi kita utk menerima yg kreatif dr Tuhan, itulah sebabnya selalu ada terobosan yg Tuhan tunjukkan melalui hikmat yg kita miliki. Sayangnya masih ada org Kristen yg tdk mengetahui betapa sangat pentingnya utk memiliki hikmat dlm menjalani hidupnya sehari-hari. Msh bnyk org yg mengandalkan pikirannya sndri yg terbatas dan pd akhirnya gagal menghadapi masalah dan tekanan dlm hidupnya. Hikmat menolong kita keluar dr situasi yg sulit dan menunjukkan jalan mana yg hrs kita lalui. Mintalah hikmat pd Tuhan dg hidup takut akan Tuhan.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.