Serupa Kristus

DI 19122018

Kisah Para Rasul 7:60

  • Sambil berlutut ia berseru dengan suara nyaring: “Tuhan, janganlah tanggungkan dosa ini kepada mereka!” Dan dengan perkataan itu meninggallah ia.

Ucapan Stefanus ketika dirajam oleh para anggota Mahkamah Agama mengandung keserupaan dg ucapan Yesus ketika disalibkan, kita lihat keduanya:

Ucapan Stefanus: “Tuhan, janganlah tanggungkan dosa ini kepada mereka!”

Ucapan Yesus: “Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.”

Keduanya mengandung unsur yg sama yaitu memohon Bapa mengampuni mrka dan jgn menanggung hukuman dr Tuhan. Inilah salah satu contoh bukti bhw Stefanus telah mengalami keserupaan dg Kristus, serupa dlm mengasihi. Kitapun hrs memiliki keserupaan dg Kristus dlm bnyk hal.

Apa yg membuat Stefanus bs spt itu? Dlm pasal di mana ayat ini terdapat, Stefanus dg lugasnya merinci ttg sejarah bangsa Israel lahir hingga akhirnya hingga saat itu, bgmna dg tepat dia berhasil membuat semua yg mendengar tdk menyangkali yg dia katakan ttg sejarah bangsa Israel. Di sini kita melihat bhw Stefanus memiliki pendalaman akan Firman Tuhan yg sangat dlm. Jd salah satu penyebab Stefanus memiliki keserupaan dg Kristus adalah krna dia memiliki pemahaman Firman Tuhan scra hurufiah dan maknanya.

Yesus yg adalah Sang Firman, mengajar dan memberi pemahaman ttg pengajaran yg Dia terima dr Bapa, kita yg adalah para murid-Nya, jg hrs mampu mengajar ttg Firman Tuhan, minimal mengajar di dlm intern keluarga kita sndri. Orgtua mengajar pd anak-anaknya setiap hr ttg Firman Tuhan. Sdhkah kita melakukannya? Setiap hal yg kita lalaikan, akan menerima hukuman dr Tuhan. Kalau sbg orgtua tdk mengajar keluarganya dg baik ttg Firman Tuhan, maka hukuman Tuhan akan dialami, cepat atau lambat. Bila Tuhan percayakan, bs mengajar di lingkungan komunitas kecil hingga mengajar di lingkungan komunitas yg besar.

Serupa dg Kristus, itulah hal yg hrs kita kejar dan usahakan. Jgn justru kita serupa dg iblis dan dunia.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.