Yang Sejati

DI 27122018

Yohanes 1:47 KJV
Jesus saw Nathanael coming to him, and saith of him, Behold an Israelite indeed, in whom is no guile!

  • Yesus memandang Natanael datang kepadanya, dan berkata padanya: “Lihatlah seorang Israel sejati, di dalam dia tidak ada tipu daya!’

Salah seorg murid Yesus yaitu Natanael ternyata memiliki kualitas pribadi yg baik, Tuhan Yesus sndri mengakui bhw dia tdk memiliki tipu daya dan layak disebut sbg org Israel sejati. Bkn cm scra jasmani adalah keturunan Israel, tp jg scra kualitas kepribadian memang benar dia org Israel sejati.

Tiap suku bangsa memiliki ciri khas masing-masing, misalnya suku A terkenal pelit dan licik, suku B terkenal keramahannya, suku C terkenal garangnya, dsbnya. Kalau kita berasal dr suku X misalnya, tp karakter kita tdk spt org-org suku X yg lain, kita bs saja diragukan ttg keaslian kita sbg org suku X.

Sbg pengikut Kristus kita jg memiliki ciri khas, yaitu sifat, karakter dan perbuatan kita hrs serupa dg Kristus. Apa yg Tuhan ajarkan sehrsnya nampak dlm keseharian kita. Kasih itu hrs terlihat dlm keseharian kita, berbuat baik serta kualitas karakter hrs nampak dan bs diakui oleh org lain. Sangat mengenaskan apabila org-org duniawi justru mengenali kita memiliki bnyk kemiripan tingkah laku dg mrka, kita Kristen atau bkn? Ini yg hrs jd perhatian kita bersama.

Tipu daya dlm ayat ini jg diartikan sbg ‘umpan’ artinya sesuatu yg bs memancing org berespon positif atau negatif. Jadilah org yg memberi ‘umpan’ pd sesama shga mrka menjd bersemangat, rajin, tekun dan bertobat, jgn justru kita menjd ‘umpan’ bagi org lain utk menjd emosian, malas, berperilaku jahat, dsbnya. Spt Natanael yg dirinya bersih dr tipu daya, artinya tdk pernah menipu org lain bahkan niat utk itupun tdk ada. Tentu bnyk proses yg telah dia jalani, ada ujian bahkan godaan utk melakukan tipu daya, tp Natanael sanggup utk mengatasinya. Ini yg sering disebut dg istilah ‘fanatik dan radikal’ dlm melakukan kebenaran yg sesuai dg Firman.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.