Dampak Mengasihi Sesama Saudara

DI 15012019

1 Yohanes 2:10 KJV
He that loveth his brother abideth in the light, and there is none occasion of stumbling in him.

  • Orang yang mengasihi saudaranya berdiam di dalam terang, dan tidak ada kesempatan tersandung dalam dia.

Perintah Tuhan yg utama adalah mengasihi, yaitu mengasihi Tuhan, diri sndri dan sesama manusia. Dlm ayat ini dijelaskan dampak dr mengasihi sesama, baik sdr seiman maupun sdr sebangsa.

Mengasihi sdr kita membuat kita tinggal atau berdiam di dlm terang, artinya hidup ‘transparan’, org lain bs melihat kita sama antara perkataan, perbuatan, dengan kasih yg kita miliki dlm diri kita. Sederhananya kita terlihat apa adanya, tdk munafik, bkn org yg cuma kelihatan rohani tp nol dlm perbuatan dan kesaksian hidupnya. Kasih yg menguasai hidup seseorg akan membuat hati org itu murni dan bebas dr niat jahat, dendam ataupun sakit hati. Org yg mengasihi saudaranya hatinya pasti ‘sehat’, tdk ‘sakit’.

Dampaknya adalah kita tdk memiliki kesempatan atau penyebab utk tersandung oleh bnyk hal. Dlm bhsa aslinya ‘occasion of stumbling’ adalah ‘skandalon’ yg berarti kesempatan tersandung atau menyandung, jebakan atau jerat yg menggiring pd dosa, batu sandungan. Mengasihi sdr berarti saling menjaga diri, menjaga diri sndri dan diri org yg kita kasihi agar tdk menjd batu sandungan bagi org lain, tdk menjerumuskan utk berbuat dosa. Intinya adalah menjauhkan diri dr kejahatan dan kesempatan berbuat dosa. Tdk ada skandal yg memalukan diri kita dan org lain krna kita mengasihi di dlm terang, tak ada yg tersembunyi dan semuanya terlihat jelas.

Kita perlu mendalami bgmna cara yg benar dlm hal mengasihi, spya tdk ada kesempatan atau peluang bagi musuh utk memfitnah dan kita jgn terjebak masuk ke dlm skandal yg sengaja diciptakan utk menjebak kita. Dlm hal hubungan pria dg wanita dlm sebuah komunitas, tentu ada etika dan batasan yg hrs dipatuhi bersama. Hubungan antara yg tua dg yg muda, gembala dg jemaat, pemimpin & bawahan

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.