DI 25012019
Keluaran 16:4 KJV
Then said the LORD unto Moses, Behold, I will rain bread from heaven for you; and the people shall go out and gather a certain rate every day, that I may prove them, whether they will walk in my law, or no.
- Kemudian berkatalah Tuhan pada Musa: “Lihatlah, Aku akan menghujani roti dari surga untukmu, dan rakyat harus keluar dan mengumpulkan seberapa ukuran setiap hari, supaya Aku boleh membuktikan mereka, apakah akan berjalan di dalam hukum-Ku atau tidak.”
Bangsa Israel dituntun Tuhan keluar dr Mesir dg perantaraan Musa, mengalami kelaparan dan membuat mrka bersungut-sungut pd Tuhan, dan akhirnya Tuhan memberi mrka roti dr surga, dihujani roti.
Ternyata tujuan-Nya bkn cuma sekedar memenuhi kebutuhan makan mrka, tp Tuhan ingin membuktikan apakah bangsa Israel siap atau tdk utk mentaati hukum Taurat, ini sebuah pelajaran penting.
Apa yg Tuhan berikan sbg jawaban dr sungut-sungut kita ternyata itu sebuah ujian mengenai ketaatan kita pd Tuhan. Artinya bkn sekedar penyediaan dr Tuhan, namun yg kita minta dan Tuhan berikan krna kita bersungut-sungut, yg kita anggap berkat ternyata itu ‘soal ujian’ yg tdk kita sadari. Salah respon terhadap pemberian Tuhan bs berakibat kita tdk lulus ujian dr Tuhan, dan hrs ‘mengulang’ pelajaran yg sama, artinya kembali mengalami keadaan wkt kita bersungut-sungut.
Kita hrs ingat bhw bgmna sikap dan perlakuan kita terhadap apapun yg Tuhan berikan itu nanti Dia minta pertanggung jwbannya. Jgn justru berkat menjd jerat bagi kita. Keserakahan, takut akan kekurangan, justru itu yg hrs kita buang dr pikiran dan hati kita, jgn sampai kita berdosa justru ketika Tuhan menjwb permohonan kita dan kita berpikir Tuhan bisa kita bujuk utk memberi yg kita minta. Hormati Tuhan sekalipun Dia izinkan kita memiliki kedekatan dg Dia, jgn sampai kita menganggap diri kita sederajat dg Tuhan. Keintiman dg Tuhan bkn berarti boleh bersikap tanpa mengikuti aturan yg Tuhan tetapkan. Sadar siapa kita.