Dari Dalam Keluar

DI 27062014

Kisah Para Rasul 8:20
Tetapi Petrus berkata kepadanya: “Binasalah kiranya uangmu itu bersama dengan engkau, karena engkau menyangka, bahwa engkau dapat membeli karunia Tuhan dengan uang.”

Metode ‘perdukunan’ sdh menyusupi bnyk kegiatan kerohanian gereja. Saya lebih memilih jemaat Tuhan tahu dan waspada supaya bs pny pemahaman yg benar sesuai Firman Tuhan.

Bnyk org ‘bermain-main’ dg iman shga hasilnya merusak citra serta nama baik Tuhan Yesus, gereja dan org Kristen. Apa itu?

Anak kecil merasa spt ‘Christian Ronaldo’ ketika dia memakai kaos bernomor punggung yg sama serta bertuliskan nama pesepakbola itu. Apakah dg memakai kaos itu otomatis dia bs bermain sepakbola spt Christian Ronaldo? Mustahil. Tp spt inilah bnyk org Kristen bermain-main dg imannya.

Tuhan Yesus tdk pny pakaian khusus yg mengandung kuasa, karena kuasa-Nya tdk ‘melekat’ di baju yg Dia pakai, tp tinggal di dlm diri-Nya :

Markus 5:30
Pada ketika itu juga Yesus mengetahui, bahwa ada tenaga yang keluar dari diri-Nya, lalu Ia berpaling di tengah orang banyak dan bertanya: “Siapa yang menjamah jubah-Ku?”

Perdukunan itu percaya sebuah benda pny ‘kuasa gaib’, siapapun yg memakainya akan merasakan khasiatnya, sedangkan keKristenan tdk percaya ada kuasa dlm sebuah benda, tp percaya ada kuasa dlm diri setiap org percaya, benda yg digunakan hanyalah media kuasa Tuhan bekerja melaluinya.

Seseorg berpakaian yg penuh simbol rohani jika di dlm dirinya tdk ada kuasa Tuhan, tdk akan bs mengusir setan atau meletakkan tangan atas org sakit dan org itu sembuh. Tapi mgkin saja seorg yg memakai kaos bergambar ‘Mickey Mouse’ bs mengusir setan dan mendoakan org sakit menjd sembuh krna kuasa Tuhan ada dlm diri org itu.

Kuasa dan karunia Tuhan tdk bs dibeli dg uang, hati-hati dg iman kita. Jgn jadikan media/benda simbol kerohanian sbg jimat yg ada ‘isinya’. Itu perdukunan, bkn iman. Yg untung pasti produsen produk itu, laris manis, dpt untung besar.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.