DI 26062014
Ayub 42:2 Amplified Bible
I know that You can do all things, and that no thought or purpose of Yours can be restrained or thwarted.
Aku tahu bahwa Kau bisa melakukan semua hal, dan bahwa tidak pikiran atau tujuan/maksud-Mu dapat ditahan atau digagalkan.
Kalau kita melihat realita, ada org Kristen yg hidupnya mengalami persis apa yg Tuhan rancangkan utk kehidupannya, tapi ada jg org Kristen yg ‘terlihat’ hidup tanpa mengalami spt yg Tuhan janjikan pd setiap anak-anak-Nya. Padahal ayat ini berkata bhw pikiran dan maksud-Nya tdk dpt ditahan, dirintangi apalg digagalkan.
Sederhana saja, spt kita memasak sesuatu, semua bahan masakan semuanya ada, dimasukkan dlm panci atau kuali. Tapi ternyata kita lupa menyalakan api kompornya, bahan masakan itu tdk akan pernah berubah jd makanan yg dinginkan utk dimasak. Api selalu berhasil ‘mematangkan’ sesuatu yg dipanaskannya tp hrs dg syarat, api itu hrs dinyalakan.
Org Kristen yg mengalami perwujudan rancangan Tuhan dlm hidupnya telah melalui proses demi proses yg hrs dihadapi, spt seorg yg mulai siap memasak: mulai menyalakan api kompornya, siap utk ‘diolah’ Tuhan, siap utk mengalami perubahan demi perubahan, adaptasi demi adaptasi, persetujuan Tuhan maupun ketidaksetujuan Tuhan atas keinginan kita. Dan krna mau dan berani diproses Tuhan, hasilnya rencana Tuhan menjd nyata dlm hidup kita.
Org yg tdk berani diproses Tuhan, tdk mgkin akan melihat rencana Tuhan diwujudkan dlm hidupnya. Tdk bnyk perubahan ke arah positif yg terjd. Ketakutan akan apa yg nanti hrs dihadapi, kecurigaan timbul bhw Tuhan sengaja menguji dg ujian yg sangat berat, dsbnya, membuat org spt ini spt ‘diam di tempat’ dan ketakutan.
Tuhan tdk mgkin ‘menjahati’ kita, kalaupun Dia izinkan kita mengalami hal-hal yg tdk enak, justru itu utk kebaikan kita, semua anak-anak-Nya pasti diajar dan dihajar, kasih dan disiplin menghasilkan sebuah karakter yg kuat, ketekunan dan kesabaran, ujungnya adalah kebahagiaan.