Tanpa Kemuliaan Tuhan

DI 01062019

Yehezkiel 10:18

  • Lalu kemuliaan TUHAN pergi dari ambang pintu Bait Suci dan hinggap di atas kerub-kerub.

Semegah apapun bangunan Bait Suci tp tdk ada kemuliaan Tuhan di dlmnya, itu hanya sebuah gedung biasa dan telah kehilangan fungsi utamanya sbg tempat Tuhan menyatakan diri-Nya pd umat-Nya.

Demikian jg dg gereja, jika tdk nyata kehadiran Tuhan di dlmnya, grja hanyalah gedung yg berinterior bagus, memang ada kegiatan kerohanian di dlmnya, tp tdk ada kemuliaan Tuhan. Jemaat yg dtg tdk mengalami perjumpaan dg Tuhan shga hidup mrka dipulihkan. Spt masuk bioskop saja, menikmati acara yg ada.

Bgmna dg hidup kita? Nyatakah kehadiran Tuhan di dlmnya? Atau tdk ada sama sekali karya Tuhan yg terlihat di dlmnya. Sebagian org merasa tak masalah hidup tanpa kehadiran Tuhan dlm hidupnya. Semua bs dikerjakan sndri tanpa campur tgn Tuhan. Sampai batas tertentu mgkin manusia bs bertahan hidup tanpa Tuhan, tp setelah itu barulah dia menyadari bhw dia perlu Tuhan, krna ada hal-hal yg tdk bs dilakukan oleh hartanya, sahabatnya maupun dirinya sndri. Ttg kehidupan stlah kematian jasmani, harta kita tdk bs menolong kita.

Kalau ada kemuliaan Tuhan dlm hidup kita, pasti ada selalu yg bs kita saksikan pd org lain ttg Tuhan. Bnyk pengalaman yg bs kita saksikan krna kita hidup berjalan bersama Tuhan. Namun bnyk jg yg tdk mau bersaksi, dg berbagai alasan bahkan tdk mau menceritakan karya Tuhan dlm hidupnya, padahal tinggal bercerita saja. Bersaksi berarti kita mengakui Tuhan, tdk bersaksi vg tdk mengakui perbuatan Tuhan dlm hidup kita. Menyangkal Tuhan bkn saja ttg tdk mengakui Yesus sbg Tuhan dan Juruselamat kita, tp jg tdk mengakui campur tangan Tuhan atas hidup kita.

Tetap bangun hubungan yg baik dg Tuhan, setiap waktu bergaul dg Dia. Tuhan senang kalau kita dekat dg Dia dan menjauhi dosa. Tuhan senang kalau kita rendah hati menerima kehadiran-Nya dlm hidup kita. Ikuti semua perintah-Nya, lakukan dg setia, tetap iring Yesus.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.