DI 04072019
1 Raja-raja 2:32
- Dan TUHAN akan menanggungkan darahnya kepadanya sendiri, karena ia telah membunuh dua orang yang lebih benar dan lebih baik dari padanya. Ia membunuh mereka dengan pedang, dengan tidak diketahui ayahku Daud, yaitu Abner bin Ner, panglima Israel, dan Amasa bin Yeter, panglima Yehuda.
Yoab adalah kepala seluruh tentara lsrael, org terdepan dlm peperangan, tentu sangat bnyk jasanya bagi kerajaan dan raja, namun ada pesan terakhir Daud yg disampaika pd Salomo mengenai Yoab sblum Daud meninggal.
Kesalahan Yoab adalah sering bertindak sesuai dg apa yg mnrut pandangannya baik, walaupun itu tdk diperintah oleh raja Daud, shga dia membunuh 2 panglima tentara. Dlm hukum Taurat maupun hukum perang, menumpahkan darah org yg tdk pantas dibunuh tentu sebuah kesalahan, apalg jika krna hal itu, rakyat bs mempersalahkan raja krna bertindak sewenang-wenang. Raja bs kehilangan hormat dr rakyat.
Bertindak tanpa diperintah walaupun kelihatannya menguntungkan pemimpin, bknlah sebuah tindakan yg benar. Ada resiko besar yg mgkin justru merugikan nama baik pemimpin dan bahkan mgkin pemimpin bs dihukum krna berlaku sebuah aturan bhw apa yg dilakukan bawahan pastilah atas perintah pemimpinnya. Tanpa sadar telah berani melawan bahkan berusaha mengatur-atur apa yg pemimpin hrs lakukan. Yoab sering mekakukannya terhadap Daud.
Daud paham bhw jika dibiarkan maka Yoab bs menjd batu sandungan bagi Salomo di masa nanti dia memerintah. Yoab hrs dilenyapkan demi kokohnya pemerintahan Salomo atas Israel. Kitapun jgn membiarkan sikap spt Yoab ada dlm diri kita. Lakukanlah tugas sesuai yg diperintahkan pimpinan, jgn dikurangi atau ditambahi, krna dampaknya bs membuat nama baik pemimpin kita tercoreng. Jgn merugikan org lain demi mendpt penilaian baik, raihlah semuanya dg cara yg terhormat dan sesuai aturan yg ada.