Budak Belian Tuhan

DI 19072014

Yakobus 1:1 NKJV
James, a bondservant of God and of the Lord Jesus Christ …

Yakobus, seorang budak belian dari Tuhan dan dari Tuhan kita Yesus Kristus …

Label ‘hamba Tuhan’ saat ini lebih mudah dimengerti sbg org yg melayani pekerjaan Tuhan, namun apa yg Yakobus katakan ttg apa itu ‘hamba Tuhan’ perlu kita cermati.

Yakobus memposisikan dirinya sbg ‘budak belian’ milik Tuhan. Bkn sekedar hamba tp budak, seseorg yg diperjual belikan dan nasibnya sepenuhnya ada di tangan org yg membelinya. Benar-benar telah mengalami bnyk proses, pengikisan ‘kedagingan’ dan pematangan karakter shga dia menyatakan dirinya adalah budak belian milik Tuhan.

Titel atau mgkin gelar yg dimiliki Yakobus tdk lg bgtu berarti dibandingkan ‘gelar’nya sbg budak belian Tuhan. Dia sdh mengerti siapa dia dlm pemandangan Tuhan, bkn msncari identitas diri dr pujian dan pengakuan manusia, tp pengakuan dr Tuhan sndri.

Menarik sekali dlm kalimat terakhir suratnya dia menulis ini:

Yakobus 5:20
ketahuilah, bahwa barangsiapa membuat orang berdosa berbalik dari jalannya yang sesat, ia akan menyelamatkan jiwa orang itu dari maut dan menutupi banyak dosa.

Menyelamatkan jiwa-jiwa bkn hanya mengenai membuat org yg menentang Injil menjd percaya pd Tuhan Yesus, tp membalikkan org yg jalan hidupnya ‘error’ itu menyelamatkannya dr kematian dan menutupi bnyk dosa. Membalikkan hidup org lain dr jalan menuju kematian bahkan neraka, itulah yg jg hrs kita lakukan krna bnyk org yg membutuhkannya.

Membuat org yg sdh percaya Yesus namun jalannya menyimpang dr surga, sama nilainya dg menjangkau org yg blm bertobat. Sama-sama menyelamatkan jiwa-jiwa.

Kegiatan misi keluar itu baik tp jgn jg kita ‘terlena’ dg bangga ribuan org bertobat namun pd kenyataannya ribuan org yg sdh percaya ada dlm kondisi sdg jalan hidupnya ‘error’ menuju kematian dan maut. Wadah yg bocor tdk akan bs membuat wadah itu penuh. Waspada bhw ada iblis dan org lain yg ingin menyesatkan.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.