Mendesak Tuhan

DI 25072014

Yohanes 4:40 NKJV
So when the Samaritans had come to Him, they urged Him to stay with them; and He stayed there two days.

Jadi ketika orang-orang Samaria telah datang kepada Dia, mereka mendesak Dia untuk tinggal bersama mereka; dan Dia tinggal di sana 2 hari.

‘Ada gula ada semut’ pepatah ini menggambarkan kisah Yesus yg pd akhirnya tinggal 2 hari di lingkungan org Samaria pdhal mrka adalah ‘warga kelas dua’ yg dikucilkan oleh org Israel krna mrka adalah keturunan ‘campuran’ Israel dg bangsa lain. Yesus bersedia tinggal bersama mrka setelah didesak, artinya bkn sekedar diminta tp sedikit ‘dipaksa’.

Setiap kali ada ‘kehausan’ utk mengenal Tuhan lebih dlm, Tuhan akan meresponinya dg memberi diri-Nya utk dikenal dan dipelajari. Makin bnyk waktu yg kita sediakan utk bergaul dg Tuhan maka kita makin bnyk mengenal pribadi Tuhan. Dan kadang-kadang kita perlu sedikit ‘mendesak’ Tuhan utk meluangkan waktu lebih bnyk utk kita. Caranya? Tunjukkan ketertarikan kita utk mengenal Dia lebih lagi.

Bacalah Alkitab lebih bnyk dan lebih lama waktunya sbg minat serius kita belajar Firman Tuhan. Walau blm mengerti, ‘gali terus’ spt kita menggali tanah mencari sumber air. Kita pasti dapat pengertiannya asalkan tdk berhenti ‘menggalinya’ setiap hari.

Berdoalah dg ‘ekspresi’ yg tdk dibuat-buat, jgn berdoa dg rasa kantuk atau spt patung yg diam dan tdk bersuara. Tunjukkan minat serius kita berkomunikasi dg Dia.

Dlm setiap sisi hidup kita, libatkan Tuhan di dlmnya. Tunjukkan ‘gairah’ kita utk melihat kuasa Tuhan dinyatakan melalui keseharian kita. Beriman dg tdk cemberut, tp bersukacita. Walaupun sedih dan berduka tetap ucapkan syukur dan berkata Tuhan Yesus baik. Di mana ada kasih, Tuhan hadir di sana.

Seberapa ingin dan seberapa perlunya Tuhan hadir dlm hidup kita, itu yg bisa atau tdknya kita ‘mendesak’ Tuhan utk lebih memanifestasikan diri-Nya melalui hidup kita. Dia senang dg hati yg di dlmnya ada lapar dan haus akan Tuhan.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.