DI 25102019
2 Tawarikh 21:6
- Ia hidup menurut kelakuan raja-raja Israel seperti yang dilakukan keluarga Ahab, sebab yang menjadi isterinya adalah anak Ahab. Ia melakukan apa yang jahat di mata TUHAN.
Perbuatan jahat itu ternyata bisa ditularkan lewat pergaulan bahkan lewat sebuah pernikahan. Dlm ayat ini disebutkan bhw pendorong raja Yoram bertindak yg jahat di mata TUHAN adalah karena dia beristrikan putri dr raja Ahab dan Izebel yg menyembah Baal.
Ayah raja Yoram adalah Yosafat, seorg raja yg hidup benar di hadapan Tuhan, pastilah dia sedikit bnyk mengenal ttg hukum Tuhan, tp mengapa pd akhirnya dia tdk hidup benar spt ayahnya? Krna istrinya membw pengaruh negatif dlm hidupnya, mengajarkan hal-hal yg justru jahat di mata Tuhan. Terlahir dlm keluarga Kristen tdk selalu menjd jaminan seseorg itu pasti akan tetap hidup benar di hadapan Tuhan. Dg siapa kita bnyk menghabiskan waktu bersama, mrkalah yg akan bnyk mempengaruhi kita. Mempengaruhi pola pikir, hingga ke tindakan kita bahkan iman kitapun bs terpengaruh olehnya.
Raja Yosafat sdkit lengah dan membuka celah yg justru pd akhirnya membuat keluarganya mengalami hal-hal buruk. Demi hubungan baik dg Israel, dia sbg raja Yehuda menggunakan pernikahan anaknya demi politik kerajaannya. Mengambil putri dr raja Ahab sbg menantunya itulah celah dr raja Yosafat, hingga akhirnya menantunya mempengaruhi anaknya utk melakukan yg jahat di mata Tuhan. Jgn salah pilih org yg nantinya akan masuk dlm kehidupan kita, apakah mrka yg akan menjd teman kita, rekan bisnis, bahkan anggota baru dlm keluarga kita. Salah memilih maka akibatnya seseorg bs meninggalkan imannya dr Tuhan.
Tetaplah lakukan yg benar dan hidup takut akan Tuhan. Waspadai pengaruh yg buruk dr org-org terdekat kita, merekalah yg paling mgkin mempengaruhi kita krna kita menghabiskan wkt lebih bnyk dg mrka tentunya.