DI 18112019
2 Tawarikh 30:22
And Hezekiah spake comfortably unto all the Levites that taught the good knowledge of the LORD: and they did eat throughout the feast seven days, offering peace offerings, and making confession to the LORD God of their fathers.
- Dan Hizkia bicara dengan nyaman pada semua orang Lewi yang diajarkan pengetahuan yang baik tentang TUHAN, dan mereka makan sepanjang 7 hari perayaan itu, mempersembahkan korban pendamaian, dan membuat pengakuan pada TUHAN bapa leluhur mereka.
Seorg yg sdh melayani plynan sbg pengerja ibadah raya pernah berkata bahwa kalau ingin melayani Tuhan tdk perlu bnyk tahu ttg pengetahuan Firman Tuhan. Tampaknya org ini merasa bhw melayani Tuhan itu cm bermodalkan keinginan saja.
Suku Lewi adalah suku yg Tuhan pilih utk melayani Dia di bait suci. Hrs pny bnyk pengetahuan krna aturan ttg ibadah dan persembahan korban, cara memberkati bangsa, mentahirkan diri, dsbnya, sangatlah bnyk. Dlm ayat ini tercatat bhw org Lewi bkn hanya diajarkan ttg cara melayani di bait suci, tp jg pengetahuan ttg Tuhan itu sndri. Bila diaplikasikan ke zaman skrg, ‘org Lewi’ bs diwujudkan sbg mrka yg terlibat dlm plynan ibadah di gereja: para pengerja, usher, diaken, pendoa ibadah raja, guru sekolah minggu, pemusik, wl, singers, dsbnya. Tdk boleh tdk, harus pintar, artinya memiliki pengetahuan ttg Tuhan, tata plynan grja hingga etika dlm melayani.
Alangkah malunya jika ternyata jemaat umum justru pny disiplin rohani lbh baik drpd mrka yg terlibat melayani di grja. Hrs tahu diri, dipanggil Tuhan utk melayani itu sebuah anugerah, namun bkn berarti kita tdk menaikkan kualitas rohani dan kualitas melayani. Org yg melayani di grja hrsnya pny kualitas lebih drpd jemaat umum, ini sebuah tanggung jwb yg hrs dipertanggung jwbkan di hadapan Tuhan. Namun sayangnya yg dipertajam hanya dr segi keterampilan dlm melayani, shga nantinya muncullah berbagai macam skandal memalukan yg dilakukan oleh mrka yg melayani di grja. Menjd batu sandungan yg menghambat org lain yg ingin melayani di grja namun akhirnya krna melihat contoh yg buruk, akhirnya mrka justru mengundurkan diri.
Apakah kita ini terlibat plynan di grja atau sbg jemaat biasa, pny tanggung jwb masing-masing pd Tuhan utk memiliki kualitas rohani yg baik. Tambah pengetahuan ttg Tuhan dan firman-Nya shga kita bs menjd berkat bagi sesama.