DI 30072014
I Petrus 2:20 NKJV
For what credit is it if, when you are beaten for your faults, you take it patiently? But when you do good and suffer, if you take it patiently, this is commendable before God.
Karena apakah adalah kebanggaan jika ketika kamu dipukul karena kesalahan-kesalahanmu, kamu menahannya dengan sabar? Tapi ketika kamu berbuat baik dan menderita, jika kamu menahannya dengan sabar, hal ini terpuji di hadapan Tuhan.
Kita hidup dlm dunia yg secara realitanya bs disebut ‘kejam’. Ayat ini jelas memperingatkan kita utk sadar dan siap bhw ketika kita berbuat baik maka konsekuensinya kita bs mengalami penderitaan. Respon lingkungan terhadap kebaikan kita seringkali respon yg ‘kejam’.
Pengorbanan lebih dr sekedar memberi atau menolong. Kalau memberi mgkin kita masih pny ‘banyak’ dibandingkan apa yg kita beri, tp berkorban seringkali kita memberi satu-satunya yg kita punya utk diberikan pd org lain. Bkn hanya kita kehilangan apa yg kita punya tp jg kadang kita hrs jg mengalami ‘sakit hati’ krna ternyata kebaikan kita dibalas dg sikap dan tindakan jahat.
Bukan hanya kita sbg seorg Kristen yg seringkali ‘dicurigai’ ketika berbuat baik pd org yg tdk seiman, tp seringkali sbg sesama sdr kandung pun kita diperlakukan tdk semestinya walaupun kita telah berbuat baik.
Ayat ini menyemangati kita utk tahan menderita dg sabar ketika kita telah berbuat baik. Menjalaninya tdk mudah, emosi seringkali berperang melawan hati nurani, pikiran bertempur dg suasana hati. Ingin membalas tp Firman Tuhan bcra dlm hati utk tdk membalas kejahatan dg kejahatan. Mgkin jg fisik kita terkena dampaknya, dianiaya atau mengalami kekerasan fisik, sakit dan perih rasanya.
Masihkah kita mau tetap berbuat baik? Org terdekat kitalah yg berpotensi sangat besar utk menyakiti kita sekalipun kita telah berbaik hati pd mereka. Apakah kebaikan ini sia-sia? Tidak. Tuhan perhitungkan semuanya, kita akan terima hasil dr ‘taburan’ kita.