Mencari Tuhan

DI 21112019

Yesaya 45:19 KJV
I have not spoken in secret, in a dark place of the earth: I said not unto the seed of Jacob, Seek ye me in vain: I the LORD speak righteousness, I declare things that are right.

  • Aku tidak berbicara dalam rahasia, dalam sebuah tempat gelap dunia, Aku tidak berkata pada keturunan Yakub: “Kamu carilah Aku dalam kesia-siaan, Aku TUHAN berbicara kebenaran, Aku mendeklarasikan hal-hal yang adalah benar.

Sebuah penegasan Tuhan bagi kita melalui ayat ini adalah bhw ketika kita mencari Tuhan, itu tdk sia-sia, ada sesuatu yg kita terima saat kita mencari Tuhan dg segenap hati.

Spt ketika kita mencari seseorg demi sebuah urusan penting, biasanya ada hal yg perlu pembicaraan lebih lanjut. Ketika kita mencari Tuhan dan menemukan-Nya, maka yg Dia bcrakan adalah kebenaran, menyatakan hal-hal yg benar. Jd kita hrs paham bhw ketika bertemu dg Tuhan, kita hrs siap dikoreksi, yg salah akan dinyatakan salah, yg benar akan dinyatakan benar. Kita mencari Tuhan bkn sekedar ingin meminta pertolongan dan perlindungan, tp jg utk memiliki kebenaran Tuhan dlm hidup kita. Kebenaran Tuhan akan membongkar kesalahan dari sisi manusia kita.

Dikoreksi itu sebuah anugerah, sekaligus merupakan sebuah situasi yg tdk nyaman. Apa yg mgkin sdh sejak lama kita yakini bhw itu benar, namun dr sudut pandang Tuhan itu ternyata salah, dlm diri kita bs terjd sebuah perdebatan bahkan mgkin menolak kebenaran Tuhan. Kebenaran Tuhan seringkali kita nilai terlalu ideal, tdk pas dg sesuatu yg sdh berlaku utk umum dan yg sdh lama dilakukan. Akan ada resiko yg timbul kalau kita menerapkan kebenaran Tuhan, resiko yg justru nilainya negatif utk kita. Percayalah bhw Tuhan bertanggung jwb atas kebenaran-Nya, ketika kita melakukannya, Dia akan membela kita. Jgn takut melakukan kebenaran Tuhan.

Carilah Tuhan dan temukan kebenaran di dlm Dia. Membuka diri utk dikoreksi Tuhan dan mengubah cara kita berpikir dan cara kita memandang situasi yg sdg terjd. Lakukan yg benar, Tuhan ada di pihak kita.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.