Supaya Tergenapi

DI 14122019

Matius 2:23
Setibanya di sana ia pun tinggal di sebuah kota yang bernama Nazaret. Hal itu terjadi supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi-nabi, bahwa Ia akan disebut: Orang Nazaret.

Apa yg terjd pd hidup Yesus semenjak dilahirkan ke dunia hingga kenaikan-Nya ke surga, ini semua sdh dirancang dg sempurna spya apa yg dinubuatkan oleh para nabi ttg Dia itu tergenapi.

Jika kita sadar bhw mengikuti rancangan Tuhan dlm hidup kita sangatlah baik dampaknya bagi hidup kita. Artinya adalah kita pasti mengalami firman Tuhan yg ada dlm Alkitab, shga kita bs semakin percaya dan beriman pd Tuhan. Ini hal yg sering kita tdk sadari, yg kita pikirkan adalah bhw rancangan Tuhan itu pasti membuat kita tdk nyaman, mengalami pergumulan berat, dsbnya. Pdhal proses demi proses yg nanti kita jalani tetap ada penyertaan Tuhan di dlmnya. Namun terkadang kita lebih menyukai rencana kita sndri drpd rencana Tuhan bagi hidup kita.

Apakah kita curiga pd Tuhan, berpikir bhw Dia akan dg sengaja membuat kita susah? Mgkin sebagian org berpikir spt itu, krna sdh bosan mengalami kesusahan yg silih berganti. Namun berpikirlah dg jernih dan cerdas, hasil dr mengikuti rancangan Tuhan bagi hidup kita itu akan membuat hidup kita menjd lebih baik sebenarnya. Pilih yg mana: kita ikuti rencana kita sndri tp nantinya hidup kita menjd susah, atau kita mengalami kesusahan saat menjalani proses Tuhan dan menghasilkan kebahagiaan dlm hidup kita? Tak ada gelar juara tanpa kita bertanding, krna itulah kita perlu mengalami perjuangan utk meraih kebahagiaan dlm hidup kita.

Lebih baik ikuti saja rancangan Tuhan bagi hidup kita, jgn sampai di masa dpn kita mengalami penyesalan krna salah merencanakan hidup kita. Bahagia atau tdk, jg ditentukan oleh pilihan kita sndri.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.