DI 18122019
Kejadian 45:2-3
Setelah itu menangislah ia keras-keras, sehingga kedengaran kepada orang Mesir dan kepada seisi istana Firaun.
- Dan Yusuf berkata kepada saudara-saudaranya: “Akulah Yusuf! Masih hidupkah bapa?” Tetapi saudara-saudaranya tidak dapat menjawabnya, sebab mereka takut dan gemetar menghadapi dia.
Reaksi Yusuf yg justru menangis saat membuka identitas dirinya pd 11 saudaranya memang tdk lazim, scra manusia biasanya org akan marah saat bertemu dg org lain yg telah menjahatinya.
Yusuf telah mengalami sebuah pengalaman yg membuat dirinya mengerti apa tujuan hidupnya yg sbnarnya. Dia tahu ada sesuatu yg besar ttg hidupnya saat Tuhan memberikan 2 mimpi yg tdk biasa ttg apa yg nanti akan terjd di masa depan. Semua peristiwa buruk yg dia alami ternyata spt sebuah kapal yg hrs dia pakai utk bs menyeberangi laut. Ini yg jg hrs kita pahami bhw peristiwa-peristiwa buruk yg kita alami akibat perbuatan org lain merupakan sesuatu yg membw kita pd tujuan hidup yg dr Tuhan. Yusuf tdk dendam, tp justru tetap menunjukkan kasih sbg seorg sdr kandung sekalipun dia wkt itu telah menjd penguasa nomor 2 di Mesir.
Mgkin ada org yg tdk kita sukai krna telah berbuat jahat terhadap kita, ini ternyata hrs kita ubah, krna spt Yusuf menyadari bhw yg dia alami itu merupakan ketentuan Tuhan spya dia mencapai tujuan hidupnya, kitapun hrs sadar bhw peristiwa buruk yg kita alami itu jg adalah ketentuan Tuhan, kalau Tuhan tdk izinkan terjd, pasti tdk terjd. Berarti kalau itu terjd pd kita, semuanya sdh atas seizin Tuhan. Tinggal bgmna kita bs tdk terpengaruh oleh itu semua dan tetap memiliki hati yg mengasihi. Belajar menerima ketentuan Tuhan dlm hidup kita akan membuat hidup ini indah dan tdk berat utk dijalani krna sadar bhw ada Tuhan di balik semua yg telah terjd.
Hindari utk berpikir bhw Tuhan merencanakan yg buruk utk hidup kita, asalkan kita tetap memiliki sikap hati yg benar dan hidup sesuai dg kebenaran firman Tuhan.