DI 24052021
1 Tawarikh 22:8
tetapi firman TUHAN datang kepadaku, demikian: Telah kautumpahkan sangat banyak darah dan telah kaulakukan peperangan yang besar; engkau tidak akan mendirikan rumah bagi nama-Ku, sebab sudah banyak darah kautumpahkan ke tanah di hadapan-Ku.
TDK ada manusia yg akan melarang niat suci seseorg utk membangun rumah utk Tuhan atau kita sebutlah sbg rumah utk ibadah, namun ternyata dlm pandangan Tuhan ternyata berbeda, bs saja niat ini ditolak Tuhan.
Kecintaan Daud pd Tuhan tentu tdk perlu diragukan lagi, kerinduannya yg besar utk membangun sebuah ‘rumah’ bagi Tuhan itu sangat baik, namun ternyata Tuhan tdk mengizinkan dia yg membangunnya tapi anaknya yaitu Salomo yg Tuhan izinkan utk mewujudkan keinginannya itu. Alasan yg Tuhan berikan krna Daud SDH bnyk ada dlm peperangan dan membunuh bnyk org, sdh bnyk darah yg tertumpah di atas tanah. Walaupun scra logika kalau membunuh dlm peperangan itu sesuatu hal yg wajar, namun di mata Tuhan tentu saja hal itu berbeda penilaiannya. Niat baik Daud tdk bs diwujudkan olehnya sndri, dan Daud menerima keputusan ini dg hati yg lapang, penuh ketaatan pd Tuhan.
Sering manusia berpikir cukup pny niat yg baik dan tulus maka Tuhan pasti setuju dan menyertai dlm hal mewujudkannya. Maaf, itu tdk selalu benar, apalg sesuatu yg berhubungan dg Tuhan langsung spt pd kasus Daud ini. Apakah menyumbang dana pembangunan gereja dg uang hasil kejahatan itu diperkenan Tuhan? Manusia tdk tahu darimana asal usul sumbangan itu, apakah dr sumber yg kudus, halal, atau dr hasil usaha yg tdk kudus, dr hasil kejahatan, dosa, dsbnya, namun Tuhan tahu dan pny penilaian sndri. Jd niat baik dan tulus saja belum cukup, hanya Tuhan yg tahu persis apakah kita org yg tepat atau tdk utk hal itu. Kalau Tuhan tidak mengizinkan dan malah menunjuk org lain utk melakukannya, taat dan terima dg kebesaran hati, bukankah yg penting Tuhan yg disenangkan?
Tetap rendah hati dlm hal menerima apa yg menjd keputusan dan ketetapan Tuhan dlm hidup kita, krna pasti tujuannya baik utk hari ini maupun waktu yg akan datang.