Berpikir Jauh ke Depan

DI 29062021

Kejadian 23:15-16
“Tuanku, dengarkanlah aku: sebidang tanah dengan harga empat ratus syikal perak, apa artinya itu bagi kita? Kuburkan sajalah isterimu yang mati itu.”
Lalu Abraham menerima usul Efron, maka ditimbangnyalah perak untuk Efron, sebanyak yang dimintanya dengan didengar oleh bani Het itu, empat ratus syikal perak, seperti yang berlaku di antara para saudagar.

Mengapa Abraham bersikeras utk tetap memiliki tanah ladang di Makhpela dan akan digunakan utk mengubur Sara, istri yg dicintainya yg baru saja meninggal? Ada alasan jangka panjangnya.

Hubungan Abraham org-org dr bani Het itu sangat baik, shga sewaktu Abraham ingin membeli tanah ladang Makhpela yg ada di wilayah bani Het, mrka berpikir utk memberikannya secara cuma-cuma utk Abraham, namun Abraham menolak niat baik mrka. Ternyata Abraham berpikir jauh ke depan, dia sadar bhw keturunan bani Het bbrpa generasi ke depan mgkin saja berubah pikiran mengenai legalitas ladang itu, bs saja nantinya mrka akan meminta kuburan Sara dipindahkan, maka spya Abraham pny legalitas hak milik atas tanah ladang itu, maka diapun meminta ada transaksi jual beli yg juga disahkan oleh saksi-saksi menurut apa yg berlaku zaman itu. Berpikir jauh ke depan, itu sangat penting.

Sebagian kalangan menganggap apa yg Abraham lakukan sbg sebuah tindakan ‘profetik’ yg bermakna bhw keturunan dr Abraham yaitu bangsa Israel nantinya dg legal bs memiliki tanah Kanaan yg Tuhan janjikan. Apapun itu, kuburan menjd satu hal yg penting dlm budaya zaman itu dan Abraham ingin nantinya tdk ada masalah yg timbul di masa dpn ttg tanah itu. Ini yg bs kita pelajari bhw apa yg tidak legal ataupun tdk ada kepastian secara hukum di hari-hari ini, akan bs menimbulkan masalah di masa depan. Jalan pikiran kita yg salah bs menjerumuskan kita dlm masalah demi masalah yg sebenarnya tdk perlu terjd. Jgn terbiasa malas utk kita berpikir jauh ke depan, krna hari dpn ada dg segala keadaannya sbg hasil dr apa yg kita lakukan hari ini. Jgn biarkan ada ‘celah’ sedikitpun yg bs merusak masa dpn kita.

Legalitas kepemilikan itu penting, bkn utk kita saja tp jg utk keturunan kita beberapa generasi di dpn kita, persiapkan masa depan mulai hari ini, jgn malas berpikir dan ingin mudahnya saja.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.