DI 16092014
Ibrani 10:25 NLT
And let us not neglect our meeting together, as some people do, but encourage one another, especially now that the day of His return is drawing near.
Dan biarlah kita jangan mengabaikan/tidak memelihara pertemuan bersama kita, sebagaimana beberapa orang melakukannya, tapi doronglah/giatkan satu dengan lainnya, khususnya sekarang bahwa hari kembali-Nya itu semakin dekat.
Nanti saat pengangkatan tiba, ada 2 perasaan yg kita alami, pertama kita bahagia ikut terangkat (selama kita tetap ada dlm daftar org pilihan Tuhan), dan kedua, sedih melihat ada teman, keluarga dan org yg kita kenal ternyata ada yg tertinggal, tdk turut terangkat.
Sekarang msh ada kesempatan utk setiap org masuk dlm pengangkatan dan ternyata salah satu poin/syarat masuk dlm org pilihan-Nya adalah dlm hal persekutuan dg Tuhan dan sesama, yaitu ibadah kita.
Bnyk org Kristen yg sdh lama tdk beribadah lagi bersama sdr seiman di gereja, persekutuan dsbnya. Ada yg krna bekerja, kepahitan dg gereja, pendeta dan jemaat, krna malas, keterusan stlah satu dua kali tdk ke gereja, dsbnya. Kalau krna kondisi fisik yg terganggu, bs dimaklumi. Ada jg krna merasa cukup ibadah lewat ‘streaming’ website gereja, tak usah pergi, tak usah persepuluhan dan kolekte. Bgmna nanti jika mereka tertinggal dlm pengangkatan?
Ayat ini mengingatkan kita utk mendorong mereka utk kembali pny persekutuan dg Tuhan dan sesama. Pasti tdk mudah, ada hambatannya. Tp mari kita pikirkan bgmna ketika mrka meninggal dan menghadapi pengadilan Kristus? Mrka jg rawan utk ditawari berganti iman atau menjd atheis. Bukan itu saja, mrka jd sasaran ’empuk’ jd budak iblis.
Mgkin kita lihat mereka biasa-biasa saja, sehari-hari tetap bekerja, finansial baik, dsbnya, tp kita tdk tahu bgmna keadaan hati dan jiwanya, tanpa hadirnya Tuhan dlm hidup mereka, pasti tetap ada yg ‘kurang’. Maukah kita peduli dg mereka?
Sadarkan bhw mereka diinginkan dan dibutuhkan, dihargai.