Pengampunan Tuhan itu Bersyarat

DI 10082021

Yohanes 8:11
Jawabnya: “Tidak ada, Tuhan.” Lalu kata Yesus: “Aku pun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang.”

Saya tipe org yg tdk langsung cepat utk meng-aminkan apa yg saya dengar, dan termasuk di dlmnya apa yg saya dengar dr khotbah-khotbah dr hamba Tuhan yg katanya ‘besar dan diurapi’, check lg dg apa yg ada dlm Alkitab.

Benarkah pengampunan Tuhan itu tanpa syarat? Kita melihat bbrpa contoh kisah yg ada dlm Alkitab, salah satunya tentang wanita yg diampuni Tuhan krna berbuat zinah, setelah diampuni, ada 1 perintah yg Yesus berikan pd wanita itu: jgn berbuat dosa lg. Jd pengampunan ini diberikan dg sebuah syarat: jgn berbuat dosa lg, dan ini berarti bkn tanpa syarat. Kita jg ingat ketika Yesus bcra ttg perumpamaan ttg hutang, di mana org yg sdh diampuni, tdk usah membayar hutang, tp krna dia tdk mau mengampuni org yg berhutang pd dia, akhirnya pengampunan raja dicabut dan dia dimasukkan dlm penjara sampai melunasi hutangnya (Matius 18:23-35). Jd jelas, Tuhan memberikan pengampunan tdk tanpa syarat, ada syaratnya, dan ini yg hrs kita sadari sbg org Kristen spya kita jgn menjd org yg meremehkan kasih dan pengampunan yg Tuhan berikan. Ini jg spya kita terhindar utk ‘mempermainkan’ Tuhan: buat saja dosa terus, tinggal minta ampun, kan gratis, tanpa syarat. Inilah kesesatan yg bnyk timbul dlm pikiran org yg hidup dlm dosa.

Antara sesama manusia saja tdk cukup hanya minta maaf, tp ada tindakan ‘ganti rugi’, inipun ada diatur dlm hukum Taurat yg berlaku utk org Israel, misalnya dlm ayat ini:

Lukas 19:8
Tetapi Zakheus berdiri dan berkata kepada Tuhan: “Tuhan, setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat.”

Pastinya Zakheus akan minta maaf pd org yg pernah dia peras, tp jg disertai dg memberi ganti rugi 4x lipat. Jumlah 4x lipat ini jg disebut Daud saat nabi Natan menegur dosanya:

2 Samuel 12:6
Dan anak domba betina itu harus dibayar gantinya empat kali lipat, karena ia telah melakukan hal itu dan oleh karena ia tidak kenal belas kasihan.”

Jd dari pihak yg meminta pengampunan ada hal yg hrs dilakukan jg, ini membuat kita paham bhw pengampunan yg Tuhan atau org lain berikan itu bkn sesuatu yg ‘murahan’, kita perlu memberikan ganti rugi, membereskan apa yg telah kita buat berantakan dr hidup org lain, sebisanya kembalikan spt keadaan semula bila itu memungkinkan, kecuali dr pihak yg pemberi pengampunan itu membebaskan utk tdk perlu berbuat apapun, semuanya dianggap selesai, namun sbg org yg tahu berterimakasih tentunya kita hrs tetap menghargai pengampunan itu. Jika org itu meminta syarat, berusaha utk memenuhinya semampu kita.

Kesalahan harus diakui barulah bs diberi pengampunan, bgmna mgkin memberi pengampunan jika tdk ada org yg akan menerimanya? Jd kalau tdk mengakui dosa, ya dosanya tdk akan pernah diampuni. Kedua pihak hrs bertemu, bicara dan menyelesaikan masalah yg ada.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.