Jauh atau Dekat?

DI 15102021

Amsal 15:29
TUHAN itu jauh dari pada orang fasik, tetapi doa orang benar didengar-Nya.

Kadang kita terlena dg perkataan yang menyejukkan hati namun lupa bahwa ada kondisi yg menyertainya, misalnya mengenai ‘Tuhan itu dekat dengan kita’.

Tuhan itu tdk jauh, tapi dekat di hati, ini sering kita dengar dan tentunya sangat menghibur hati kita, tapi nanti dulu, dlm ayat di atas ternyata dekatnya Tuhan itu dg kita ada kondisi atau syaratnya: Tuhan jauh kalau kita hidup scra fasik, tahu firman Tuhan tp tdk mempercayai apalg melakukannya. Inilah gunanya kita membaca Alkitab dan belajar utk memahaminya scra benar, apa yg kita dengar dr khotbah di gereja, dr sharing renungan, dsbnya, terkadang tdk scra lengkap menerangkan ttg apa yang jadi topiknya, shga yg kita terima itu hanya sebagian saja kebenaran. Mencatat itu baik dilakukan, tp memperdalam lagi apa yg dicatat itu justru sangat penting karena kita akan menemukan sisi lain dr materi yg dibahas, shga kita melihat secara lebih utuh apa yg Tuhan ingin kita mengerti ttg firman Tuhan.

Tuhan dekat dg org yg hidup benar di hadapan-Nya, jd yg kita hrs perhatikan adalah bgmna caranya kita bisa hidup benar di hadapan Tuhan. Tentu saja ini perlu membaca Alkitab krna ada bnyk ayat yg menggambarkan org benar itu hidupnya bgmna, apa yg hrs dilakukan, apa yg hrs dijauhi dan bgmna cara kita utk mendekat pd Tuhan. Belajar dr apa yg kita baca dlm Alkitab, tokoh-tokoh yg hidupnya berkenan di hati Tuhan, jg belajar dr hidup tokoh-tokoh yg hidup scra fasik, spya kita tahu apa yg Tuhan tdk suka utk kita lakukan. Jadi tahu apa yg Tuhan suka dan yang Dia tdk sukai, shga kita bs hidup sesuai dg apa yang Tuhan ajarkan lewat firman-Nya, shga waktu kita berdoa, doa kita didengar Tuhan dan waktu-waktu doa kita menjd waktu yg penuh dg damai dan sukacita serta kita bergairah utk trs berdoa.

Jika kita ingin Tuhan dekat dg kita, hiduplah sbg org benar, bkn org fasik, krna Tuhan itu jauh dr kehidupan org yg fasik, doanya tdk akan didengar Tuhan.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.