DI 21102021
Markus 7:21-22
sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan,
perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan.
Ternyata segala yg buruk muncul dari hati, bukan dari pikiran kita, jd kita hrs paham bhw hatilah yg mempengaruhi pikiran, bukan sebaliknya.
Inilah sebabnya mengapa kita kadang sulit utk menguasai pikiran kita, yg kita perangi adalah pikirannya, bukan justru sumber dr mana pikiran jahat itu ada, akibatnya pikiran yg satu diatasi, tapi kemudian muncul lg pikiran jahat yang lainnya. Ibarat penyakit, cuma diobati gejalanya saja, bkn sumber penyakit yg sebenarnya, jadinya sebentar ‘sembuh’ tp nanti kumat lagi, uang habis tp tdk sembuh-sembuh. Pikiran memang area peperangan dlm diri kita, tp ingatlah bhw yg juga hrs kita bereskan itu hati, kalau hati bs kita bersihkan maka nanti pikiran kita jg akan bebas dr pikiran yg negatif dan jahat. Itulah sebabnya hati itu dikatakan sbg tempat terpancarnya kehidupan, jika hati kita rusak, hidup kita jg akan rusak bahkan hancur, gagal menjaga hati maka itulah celah yg bisa dimasuki iblis utk merusak hidup kita.
Bgmna hati kita bs ada segala yg jahat dan buruk? Kita mengenal istilah ‘pintu hati’, pintu yg tdk terkunci dan terbuka akan dg mudah org keluar masuk lewat pintu itu. Pintu yg tdk terkunci memberi kesempatan pencuri untuk masuk lalu mencuri apa yg ada di dlmnya. Kalau hati diibaratkan sebuah rumah, sistem pengamanannya hrs dibuat seaman mgkin, tdk boleh sembarang hal boleh masuk ke dlm hati, kita perlu memiliki ‘filter’ atau saringan hal apa saja yg kita izinkan masuk dlm hati kita. Menjaga hati itu bukan sehari dua hari saja, tapi seumur hidup kita, krna nantinya Tuhan akan meminta pertanggung jawaban dr kita di hari penghakiman, dan ini juga yg akan menentukan apakah kita akan berada di mana dlm kekekalan nanti: di surga bersama Tuhan atau bersama dg iblis di neraka.
Kalau ada yg jahat dlm hati kita, segera singkirkan dan jgn sampai semua itu bs masuk kembali dlm hati kita, jaga hati kita dg segala kewaspadaan.