DI 26102021
2 Korintus 8:1-2
Saudara-saudara, kami hendak memberitahukan kepada kamu tentang kasih karunia yang dianugerahkan kepada jemaat-jemaat di Makedonia.
Selagi dicobai dengan berat dalam pelbagai penderitaan, sukacita mereka meluap dan meskipun mereka sangat miskin, namun mereka kaya dalam kemurahan.
Sudah miskin, hrs hadapi bnyk cobaan dan ujian, tentu ini bkn situasi yg jadi harapan setelah percaya pd Injil, yang dlm bnyk pikiran org setelah percaya maka hidup akan menjadi lebih baik.
Menderita dan miskin, spt ‘sudah jatuh tertimpa tangga pula’, itulah resiko dari pilihan utk percaya pd berita Injil. Tentu saja keadaan tiap-tiap org saat mereka percaya pd Tuhan itu berbeda-beda, ada yg kaya, sederhana dan jg miskin, semua pd saat itu mengalami keadaan yg tdk nyaman krna adanya penindasan baik scra fisik atau mental. Tp spt ayat yg kita baca, sekalipun mengalami hal yg buruk namun mrka sukacita mereka berlimpah bahkan menunjukkan bahwa mereka itu murah hati. Apa rahasianya shga hal ini bs terjd? Ternyata alasan yg sbnarnya adalah bhw mrka sadar bhw semua itu adalah kasih karunia dr Tuhan, artinya mrka sadar betul kondisi yg mrka alami itu atas seizin Tuhan, dan Tuhan tdk diam saja melihat apa yg mrka alami, Dia turut bekerja lewat situasi yg ada.
Menjalani penderitaan dan kemiskinan dg sukacita itu hal yg luar biasa, kalau mrka tdk sungguh-sungguh mengasihi Tuhan, pasti mrka iman mrka goyah dan mgkin meninggalkan Tuhan. Di sini kita belajar bhw ikut Tuhan, jd Kristen itu tujuannya bukan utk ‘naik level’ dlm hal ekonomi, Tuhan pasti memberikan kelimpahan materi, namun itu hrs dgn cara dan waktu Tuhan, ada hal yg harus dilakukan utk membuat janji Tuhan itu menjd nyata. Kalau mujizat memang itu 100% Tuhan yg kerjakan, namun ttg janji Tuhan, ada bagian yg harus kita kerjakan bersama Tuhan. Bersukacita itu keluar dr dasar hati, bukan sukacita yg dipaksakan, satu kesadaran bahwa Tuhan bekerja lewat situasi yg ada, dan kuasa-Nya tdk bs dibatasi krna tdk ada yg mustahil bagi Tuhan.
Jalani hidup ini dg penuh sukacita, baik saat dlm kelimpahan maupun saat dlm penderitaan dan kemiskinan, Tuhan turut bekerja lewat situasi yg ada.