DI 27122021
Lukas 4:39
Maka Ia berdiri di sisi perempuan itu, lalu menghardik demam itu, dan penyakit itu pun meninggalkan dia. Perempuan itu segera bangun dan melayani mereka.
Ibu mertua dari Simon Petrus sakit, dan Yesus menyembuhkannya, tp apa yang dilakukan ibu mertua Petrus ini menjd sebuah perenungan utk kita.
Setelah sembuh, ibu mertua Petrus tdk bersikap pasif, tdk beristirahat, tetapi langsung aktif melayani tamu yang dtg ke rumahnya. Scra umum biasanya org akan tetap menyuruh org yg br sembuh utk beristirahat sejenak, jgn melakukan pekerjaan yg berat dulu. Melayani tamu dlm jumlah bnyk tentu akan menguras tenaga, maka yg diperbuat ibu mertua Petrus ini adalah suatu bentuk ‘balas budi’ yg patut kita teladani. Menerima kebaikan bkn berarti kita ini istimewa dan patut diperlakukan berbeda. Ketika kita menerima suatu kebaikan, ingatlah utk segera membalas budi sesuai dgn apa yg bs kita lakukan. Walaupun tidak setimpal dg apa yg org lain lakukan, tp berikanlah yg terbaik, lakukanlah apa yg terbaik shga kita trs termotivasi utk jg terus berbuat baik.
Melayani Tuhan adalah satu bentuk dr ‘balas budi’ yg sangat mulia utk menjd satu kewajiban bagi kita setelah semua yg Tuhan telah lakukan dan beri dalam hidup kita. Melayani Tuhan artinya tahu apa yang Tuhan inginkan dan kita rindu utk mewujudkan-Nya bersama Tuhan. Wujudnya bs melayani dlm gereja, atau bersaksi ttg kebaikan Tuhan pd banyak org yg kita temui. Mengurus apa yang Tuhan percayakan pada kita: keluarga, harta, potensi, bakat, kemampuan, dan sebagainya, itupun sebuah pelayanan utk Tuhan. Melakukan yang maksimal sesuai dg profesi kita, dan hasilnya kita gunakan utk kemuliaan Tuhan, berdoa bagi org-org yg kita kenal, yg kita tahu mrka sdg dlm pergumulan berat, bantu mrka sesuai kemampuan yg kita miliki, inipun sebuah pelayanan kita utk Tuhan yg bs kita lakukan.
Mengakhiri tahun 2021 yg sebentar lagi akan kita lewati, mari perbanyak untuk koreksi diri, bgmna kualitas pelayanan kita, lakukan lebih baik lg di tahun 2022 ini.