Tuan Yang Memberkati

DI 04022022

Rut 2:4
Lalu datanglah Boas dari Betlehem. Ia berkata kepada penyabit-penyabit itu: “TUHAN kiranya menyertai kamu.” Jawab mereka kepadanya: “TUHAN kiranya memberkati tuan!”

Seorg tuan mengucapkan kata-kata yg isinya adalah ucapan berkat pd para bawahannya, agaknya ini sdh jarang terjadi di zaman skrg ini, tp zaman itu Boas melakukannya.

Tuan dan para penyabit, penyabit ini ada dlm pengawasan seorg bujang, jadi kalau secara kasta atau status sosial, para penyabit ini ada pd posisi yg rendah, namun Boas sbg tuan yg baik, mengucapkan salam dan ucapan berkat pd mereka dan dibalas oleh para penyabit dg ucapan berkat jg. Bayangkan ini semua terjd di tempat kerja setiap orang Kristen berada, setiap kali bertemu Boss, bkn cuma sekedar mengucapkan ‘Selamat Pagi, Pak/Bu’, tapi jg diikuti dg ucapan ‘Tuhan kiranya memberkati Bapak/Ibu. Yg memberi salam dahulu bukan para penyabit, tp Boas, jd ini bs menjd sebuah contoh yg baik bagi para boss, atasan atau jg pimpinan di tempat kerja, lebih dulu memberi salam dan ucapan berkat bagi para bawahan dan karyawan. “Saya ini boss, pimpinan, kan harusnya diberi salam dulu, itupun tdk harus dibalas salamnya”, pemikiran spt ini mungkin sdh perlu utk dikoreksi, scra struktur dalam pekerjaan atau usaha, memang pimpinan itu lebih tinggi, tp dlm hal memberkati, bukankah berkat itu ‘turun’ dr atas, bukan ‘naik’, karena yg ‘naik’ itu korban persembahan.

Inipun bs dipraktekkan di rumah, orgtua lebih dahulu mengucapkan berkat pd anak-anak, & kemudian anak-anak membalasnya juga dgn salam berkat. Di kantor, di gereja, di toko, dan di tempat lainnya, jika ini dipraktekkan, maka atmosfir atau suasana yg ada menjd ‘adem’ dan tentu saja ini bs ‘menarik’ bnyk hal baik ke dlm tempat kita. Org umum saja percaya kalau ada suasana harmonis, akan menarik rezeki utk datang. Dlm Mazmur 133, kita baca bhw Tuhan memerintah berkat di tengah org yg hidup dlm kesatuan dan rukun. Keluarga yg ribut terus maka suasananya spt ‘neraka’, membuat tidak betah. Mgkin saat kita mulai utk mempraktekkannya, ada rasa canggung dan blm terbiasa, tp harus ada start-nya utk membuatnya menjd satu ‘budaya’ yg berlaku di tempat kita bekerja dan beraktivias. Mnrut penelitianpun, org yg didukung doa oleh bnyk org, maka keinginan atau doanya akan menjd terwujud, makin bnyk org mendukung dalam doa, keinginan itu akan jd lebih cepat menjadi kenyataan. Setiap hari atasan dan bawahan saling mengucap kata berkat, bukankah itu akan membawa dampak jg pd pertumbuhan perusahaan?

Yg lebih tinggi memberkati yg lebih rendah, dan yg lebih rendah membalas dgn ucapan berkat jg, itulah makna saling memberkati dan saling menghormati satu sama lain.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.