DI 08022022
Roma 2:23
Engkau bermegah atas hukum Taurat, mengapa engkau sendiri menghina Allah dengan melanggar hukum Taurat itu?
Membaca ayat ini seharusnya kita sadar bhw ketika kita melanggar hukum Tuhan, apa yg firman Tuhan telah katakan, apa yang Tuhan larang, sesungguhnya kita sedang menghina Tuhan.
Menghina tentu krna merasa lebih baik, lebih tinggi, lebih pandai, lebih bijak, dr pihak yang kita hina. Tdk mgkin menghina seseorg yang ada ‘di atas’ kita dlm hal kualitas, kepandaian, kebaikan, dsbnya. Sebaliknya, menghormati tentu diarahkan pd org yg ada ‘di atas’ kita, yg tentunya minimal setara atau pny kelebihan dr yg kita miliki. Jd ketika kita berbuat dosa, berarti kita spt sdg ‘menginjak-injak’ hukum Tuhan dgn kaki kita, menganggapnya seperti sampah yg tdk bernilai dan tdk ada gunanya jika dilakukan. Di sisi lain, kita bs mengambil keuntungan dg status kita sbg org Kristen di mata org lain krna bbrpa faktor, apalg kalau kita memiliki posisi yg lumayan tinggi dalam gereja misalnya, atau dlm sebuah komunitas, kita mencoba menciptakan image sbg seorg Kristen yg kelihatannya baik, berkarakter yg dipuji-puji org, pdhal dlm keseharian, kita ini sering berbuat dosa dgn melanggar apa yang hukum Tuhan telah tetapkan. Kemunafikan, inilah kata yg tepat utk menggambarkan apa yg ayat ini ingin sampaikan pd kita.
Tdk mau nurut, tidak mau taat, adalah suatu bentuk pemberontakan, tidak rela dianggap lebih rendah dan tdk mau diatur. Ketika kita berbuat dosa, kita sdg memberontak, tdk taat pd Tuhan, tdk mau tunduk, tanpa kita sadari, kita sdg meninggikan diri di hadapan Tuhan, menganggap diri setara bahkan mungkin kita merasa sama bijaksananya dg Tuhan, jd tidak perlu dinasehati Tuhan, hukum Tuhan tidak perlu kita perhatikan krna kita pikir bisa untuk membuat hukum bagi diri kita sndri. Org yang berpikir bhw tdk butuh Tuhan dlm hidupnya jelas dia sdg menghina Tuhan. Apakah kita lebih baik dr Tuhan? Lebih pintar? Lebih tahu segalanya? Menghina Tuhan akan membuat seseorg direndahkan oleh Tuhan suatu saat. Contoh dlm Alkitab, Ananias dan Safira, mrka mendustai Roh Kudus, berani berbohong dan tdk menghormati para rasul, mrka akhirnya mati mengenaskan. Berbuat dosa bkn hanya mendukakan hati Tuhan, tp jg menghina Dia, merendahkan Tuhan. Bersyukur Tuhan masih menyediakan pengampunan utk dosa kita, Dia masih mau berdamai dg kita, shga kita ini masih diberi kesempatan utk hidup benar di hadapan-Nya.
Biarlah kita bukan sekedar beragama Kristen, tp dlm keseharian kita, tunjukkan rasa hormat kita pd Tuhan dlm segala hal, taat pada apa yg telah Dia tetapkan sbg hukum bagi kita.