Nasib Akhir Meninggalkan Tuhan

DI 10022022

Yesaya 1:28
Tetapi orang-orang yang memberontak dan orang-orang berdosa akan dihancurkan bersama, dan orang-orang yang meninggalkan TUHAN akan habis lenyap.

Ada bbrpa org yg dgn beragam alasan sesuai dgn apa yg mrka anggap benar, tdk lg menjd Kristen, ada yg atheis, ada yg menjd pengikut bidat dan ada yg berganti agama. Apa kata firman Tuhan mengenai nasib mereka?

Dlm ayat yg kita baca, jelas bhw Tuhan sndri akan membuat mrka yg meninggalkan Tuhan menjd habis lenyap, dlm terjemahan lainnya, digunakan kata ‘consume away’ yang artinya merana. Tapi kenyataannya kita lihat mereka yg meninggalkan Tuhan sepertinya malah tdk merana atau dihukum Tuhan, apakah Tuhan tdk serius dgn ucapan-Nya sndri? Pola pikir kita hrs disesuaikan dgn pola pikir Tuhan, jadi mari kita melihatnya dr sudut pandang Tuhan supaya kita memahami hal ini dgn benar. Yg perlu kita ingat adalah bhw hidup manusia itu tdk hanya di dunia saja, setelah kematian ada kehidupan yg berlanjut, tubuhnya mati, tetapi rohnya kembali pd Sang Pencipta yaitu Tuhan sndri, jd keliru kalau menilai perkataan Tuhan dlm ayat ini hanya sekedar melihat keadaan hidup mrka di dunia: kaya, bahagia, berkuasa, status sosial tinggi, dsbnya, bukanlah tolak ukur bhw Tuhan tdk menghukum mereka. Jd kita perlu ingat kisah yg pernah Yesus pakai utk menggambarkan keadaan manusia:

Lukas 16:22-23
Kemudian matilah orang miskin itu, lalu dibawa oleh malaikat-malaikat ke pangkuan Abraham.
Orang kaya itu juga mati, lalu dikubur. Dan sementara ia menderita sengsara di alam maut ia memandang ke atas, dan dari jauh dilihatnya Abraham, dan Lazarus duduk di pangkuannya.

Org yg kaya blm tentu krna diberkati Tuhan, waspadalah dgn pola pikir yg menyesatkan dgn menilai perkenanan Tuhan atas seseorg dinilai dr kaya atau miskinnya, kaya blm tentu krna diberkati, miskin jg blm tentu krna kutuk.

Jadi jgn heran, org yg murtad meninggalkan Tuhan kelihatannya hidupnya malah semakin ‘baik’ drpd sewaktu masih menjd Kristen. Hal lain yg perlu kita pahami adalah: Tuhan tetap menunggu pertobatan hingga nafas akhir yg masih tersisa, itulah sebabnya bnyk org yang bertobat di menit-menit terakhir hidupnya. Setelah mati, tdk ada lagi kesempatan untuk bertobat, tinggal menunggu keputusan Tuhan apakah masuk surga atau neraka. Merana itu keadaan di neraka, dihabisi artinya tidak ada ampunan, jelas ini gambaran mereka yg nanti akan ada dlm kekekalan di neraka. Spt dalam cerita film, nasib semua tokohnya terlihat di saat mendekati akhir ceritanya, kalau masih di tengah-tengah cerita, semua yg kita duga bs saja benar atau malah salah. Itulah knpa dlm perenungannya, Asaf menuliskan ini:

Mazmur 73:16-19
Tetapi ketika aku bermaksud untuk mengetahuinya, hal itu menjadi kesulitan di mataku,
sampai aku masuk ke dalam tempat kudus Allah, dan memperhatikan kesudahan mereka.
Sesungguhnya di tempat-tempat licin Kautaruh mereka, Kaujatuhkan mereka sehingga hancur.
Betapa binasa mereka dalam sekejap mata, lenyap, habis oleh karena kedahsyatan!

Kasih Tuhan sangat besar, bangsa Israel yg berulang kali jatuh dlm penyembahan berhala tetap ditunggu pertobatannya, dan Tuhan yg penuh kasih menerima kembali mereka, Dia juga menunggu org-org yg murtad utk sadar dan bertobat, kembali menyembah Tuhan.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.