Mengusahakan Yang Terbaik

DI 04032022

Lukas 7:2-3
Di situ ada seorang perwira yang mempunyai seorang hamba, yang sangat dihargainya. Hamba itu sedang sakit keras dan hampir mati.
Ketika perwira itu mendengar tentang Yesus, ia menyuruh beberapa orang tua-tua Yahudi kepada-Nya untuk meminta, supaya Ia datang dan menyembuhkan hambanya.

Hamba zaman itu, sebutlah skrg ini seorg yg kita kenal sbg ART (Asisten Rumah Tangga) atau pembantu, tentu dlm status sosial ada dlm golongan yg rendah, apalg di zaman itu.

Hamba yang sangat dihargai, sangat dikasihi, tentunya bkn hanya telaten untuk mengurus semua urusan keperluan rumah tangga tuan atau majikannya, tp pasti ada yg lebih dr itu, kita tdk tahu alasannya kenapa seorg perwira dlm ayat ini sangat menghargai hambanya, tp pastinya hamba perwira ini punya nilai lebih dibandingkan hamba-hamba yg lainnya. Bisa kita bandingkan mgkin dgn Yusuf dan Potifar di zamannya. Krna sangat dihargai maka saat hamba ini sakit parah dan hampir meninggal, perwira ini mengusahakan utk meminta pada para tua-tua Yahudi utk datang pd Yesus dan memohon Dia menyembuhkan hambanya. Ini hal yg bisa kita pelajari bhw ketika mengasihi seseorg pasti memikirkan apa yg terbaik utk dia, bahkan saat mengalami keadaan yg tidak baik, kita akan berusaha dgn apa yang bs kita lakukan utk menolongnya. Kasih tentu bukan sekedar kata-kata, tp nyata di dlm perbuatan nyata, kasih bkn sekedar komitmen, tapi juga ditunjukkan melalui kesetiaan. Kasih itu rela utk berkorban dan mengusahakan yg terbaik.

Apakah kita benar-benar mengasihi seseorg bs terlihat dr seberapa ingin kita agar org itu mengalami yg terbaik dlm hidupnya. Saat dia mengalami kesulitan, kita tdk tinggal diam, tp memikirkan cara yg terbaik utk menolongnya. Org itu pasti ada di hati dan pikiran kita, ada dlm kedekatan yg lebih dibandingkan dgn org lain. Satu hal yg kita pelajari jg lewat kisah ini adalah bhw kita jg hrs menunjukkan kasih pd mrka yang secara status sosial ada di bawah kita, spt pembantu di rumah kita. Memang di dlm realitanya, ada pembantu yg berbuat tdk baik pd majikannya, ada yg melakukan hal-hal yg tergolong kriminal, tp bagi mrka yg telah menunjukkan pengabdiannya dan bekerja dg baik, sepatutnya menerima penghargaan yg setimpal, misalnya dgn menaikkan gaji, lebih memperhatikan kesehatannya, dsbnya. Bnyk kisah yg pernah kita dengar spt majikan yang membiayai sekolah anak dr pembantunya, ini tentu contoh yg baik. Kasihilah mrka sesuai dgn kemampuan kita, walaupun scra status sosial memang berbeda, tp semua kita ialah ciptaan Tuhan yg berharga.

Kasih adalah bukti Tuhan hidup di dlm hidup kita, tanpa kasih maka kita hanya menjadi org yg ‘tanpa rasa’ dan hambar dlm tindakan, dan kasih hrs nyata dlm perbuatan.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.