DI 10032022
Filipi 1:4
Dan setiap kali aku berdoa untuk kamu semua, aku selalu berdoa dengan sukacita.
Berdoa dengan sukacita, ini bukan hal yang mudah dilakukan, apalagi dlm keadaan kita sedang bergumul dgn masalah kita. Dalam keadaan baik-baik sajapun, kita terkadang berdoa dgn suasana hati yg biasa-biasa saja.
Rasul Paulus pasti rutin mendoakan jemaat di Filipi, jemaat yg adalah hasil dr penginjilan yang dia lakukan di sana. Kita jg tahu bahwa Rasul Paulus saat menulis surat pd jemaat di Filipi, sedang dipenjarakan krna pemberitaan Injil yg dia lakukan. Tentu tdk nyaman ada di dlm penjara, menderita dan tinggal bersama dgn para tahanan lainnya. Dlm penderitaan masih tetap bs berdoa dgn sukacita, ini tidak mudah dan bahkan mgkin hanya sedikit org saja yg bs mempraktekkannya. Yang Paulus lakukan itu spt seorg petani yg setelah benih ditanam, setiap hari disiram, dirawat, dengan harapan suatu hari akan menghasilkan, akan panen dan memberi keuntungan. Jd kenapa rasul Paulus bs berdoa dgn sukacita, karena pastinya dia punya harapan bhw suatu saat nanti jemaat di Filipi akan menjadi jekaat yg hidup benar di hadapan Tuhan. Spt petani yg yakin bhw dia akan memanen dr apa yang dia tanam dan pelihara, kitapun bisa berdoa dgn sukacita saat mendoakan sesuatu.
Mengasihi jemaat di Filipi dan punya dasar utk berharap jemaat ini bs menjd jemaat yang hidup sesuai firman Tuhan, inilah yg akhirnya memotivasi rasul Paulus selalu bersukacita saat mendoakan mereka. Kitapun pasti juga demikian, mendoakan sesuatu yg kita sukai dan punya keyakinan bhw akan memperoleh hasil darinya, pasti mendoakannya dg penuh sukacita. Beda dgn berdoa dlm situasi yang ‘kepepet’ atau terdesak, kita berdoa di dalam ketegangan dan ketakutan, bahkan kita sndri tdk begitu yakin bhw doa kita akan terkabul dan memberikan hasil sesuai dgn harapan yg kita inginkan. Tp di dlm penderitaan, ketika kita yakin bhw Tuhan tetap menyertai kita, ini akan juga memampukan kita berdoa dengan sukacita, tdk dikuasai ketakutan dan tetap bs percaya pd firman dan janji Tuhan. Kalau kita kehilangan iman, maka mustahil bisa berdoa dgn sukacita dan penuh keyakinan, penting bagi kita utk memelihara sukacita dlm hati & pikiran kita, ini yg biasa kita kenal dgn tetap memelihara damai sejahtera Tuhan bertahta dan berkuasa di dlm hati dan pikiran kita.
Berdoalah dgn penuh sukacita walaupun kita sdg mengalami penderitaan dan kesusahan, jgn sampai kehilangan iman sehingga kita nantinya akan menikmati hasil dari apa yang kita harapkan dan doakan.