Tunggu Waktunya

DI 12052022

Galatia 4:1-2
Yang dimaksud ialah: selama seorang ahli waris belum akil balig, sedikit pun ia tidak berbeda dengan seorang hamba, sungguhpun ia adalah tuan dari segala sesuatu;
tetapi ia berada di bawah perwalian dan pengawasan sampai pada saat yang telah ditentukan oleh bapanya.

Kita semua yakin bahwa Tuhan sudah punya banyak hal yg nantinya Dia akan percayakan pd kita utk dikelola, dimiliki dan dinikmati. Di dlm ayat ini, rasul Paulus menggambarkan ini spt perubahan dr masa kanak-kanak menjadi dewasa, yg ditandai dgn proses akil baliq pd usia yg sdh Tuhan tetapkan atas semua diri manusia, scra fisik ini terjd antara usia 11-13 tahun. Tentunya sebelum menjd dewasa, ada hal-hal yg belum boleh utk kita lakukan dan jg utk kita miliki. Bbrpa hal baru boleh kita miliki dan lakukan setelah berusia 17-18 tahun sbg tolak ukur usia yg pantas disebut dewasa. Ini membuat kita belajar utk memahami bahwa sekalipun Tuhan mengasihi kita, tetap Tuhan ingin kita dewasa secara kerohanian dahulu, barulah ada bbrpa hal nantinya Dia biarkan kita boleh memiliki dan melakukannya. Dlm ayat ini, seorg anak yg belum akil baliq, sama seperti seorg hamba, statusnya memanglah anak, tapi perlakuan terhadap dirinya masih ada yg dibatasi, ada hal-hal yang masih blm diperbolehkan utk kita lakukan.

Akil baliq, bgmna prosesnya, sdh ditetapkan oleh Tuhan sendiri dlm tubuh kita, pd suatu hari, baru kita menyadari ada sesuatu mulai berubah pd tubuh kita. Jd kpn kita mulai ‘akil baliq’ dlm hal kerohanian kita? Ketika mulai terjadi sesuatu yg berubah drastis dlm hidup kita, sesuatu yg mgkin membuat kita bingung dan takut, apa yg sbnarnya sedang terjd. Sbg orgtua yang melihat anaknya mulai akil baliq, mulailah hal-hal yg dewasa dijelaskan, tidak dilakukan saat masih kanak-kanak. Tuhan jg melakukan hal itu dlm kerohanian kita, dulu terkesan Tuhan itu mengasihi kita dgn cara yg ‘lunak’, tapi ketika beranjak dewasa rohani, Tuhan tdk ‘lunak’ lagi dlm mengasihi kita, ada salah sedikit, Dia tegur dgn keras, kita diajar selayaknya org dewasa, mulai dibukakan hal yg ‘dewasa’ dlm kerohanian. Tujuan dr semua ini adalah Tuhan ingin mempersiapkan dgn baik spya kita hidup sbg org dewasa, hingga akhirnya kita siap utk menjd ahli waris Tuhan, berhak memiliki apa yg Tuhan punya, berhak meneruskan pelayanan Yesus di dunia ini dg cara yg sama sewaktu Dia melayani di dunia.

Apakah mulai terjd perubahan drastis dalam hidup kita? Mgkin inilah proses akil baliq dlm kerohanian kita yg sdg Tuhan lakukan dalam hidup kita, mulailah utk belajar menjd dewasa dlm kerohanian kita.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.