DI 17062022
Amsal 17:1
Lebih baik sekerat roti yang kering disertai dengan ketenteraman, dari pada makanan daging serumah disertai dengan perbantahan.
Jika diperhadapkan dg pilihan antara bnyk harta atau ketenteraman, apa yg jadi pilihan kita? Dua hal ini pastinya kita ingin miliki secara bersama, karenanya keduanya saling mempengaruhi dlm hidup kita.
Keluarga tdk tenteram akan mempengaruhi cara kita bekerja mencari uang, tp kekurangan uang itu juga bs mempengaruhi ketenteraman dalam keluarga kita. Tapi ketika kondisi spt gambaran dlm ayat yg kita baca: satu situasi di mana kita hanya punya harta sedikit sehingga hanya bisa makan makanan yg sederhana tapi ada damai di dlm keluarga kita, di kondisi lainnya kita pny bnyk harta tp suasana bnyk terjd pertengkaran, maka yg jadi punya nilai lebih itu bukan banyak harta tp kita punya ketenteraman dlm hidup kita sehari-hari. Ini pilihan yang diungkapkan penulis amsal yg adalah org bijaksana dan berhikmat, jd pasti sudah dipertimbangkan dari berbagai sisi dan sudut pandang, ketenteraman lebih bernilai drpd punya harta yg banyak. Bisa ‘makan roti’ tp suasana dlm keluarga itu harmonis itu lebih baik drpd ‘makan daging’ tp banyak ribut dlm rumah, dan tentunya ini bs terjd kalau seluruh anggota keluarga punya nilai yang sama: bagaimanapun kondisi keuangan yg dihadapi saat ini, tetaplah membuat diri kita bs merasa ‘cukup’ dan tetap bersyukur pd Tuhan, semua masih bs makan & tetap dipelihara oleh Tuhan dgn baik.
Harta bs menopang ketenteraman, ini hal yang perlu jg kita pahami dgn benar, kekurangan bisa membuat kita kuatir dan takut, dan pastinya bs mempengaruhi emosi dan perasaan kita. Sudut pandang kita ttg peranan harta menurut firman Tuhan akan sangat membantu kita utk bersikap dgn tepat di saat menghadapi masalah tentang keuangan kita. Keuangan yang labil jgn sampai membuat hubungan antar anggota keluarga bs menjd buruk, perlu kedewasaan utk tetap tidak terlalu memaksakan diri hanya memprioritaskan mencari uang tapi mengorbankan ketenteraman yg pernah ada. Saling mendoakan dan memberi support dalam keluarga akan sangat membantu keluarga kita bisa melewati ‘badai’ keuangan itu dan setelah berhasil melewatinya, tetap punya ketenteraman itu, harta boleh berkurang, tp jgn sampai kehilangan damai sejahtera, hubungan antar anggota keluarga tdk rusak, goncangan bs terjd, tapi rumah tangga tetap kokoh berdiri spt bangunan yg kuat pondasinya dlm menghadapi kuatnya goncangan gempa bumi yg terjd. Mgkin sempat terusik sedikit, tp tdk sampai membuat gaduh yg berkepanjangan.
Punya sedikit atau bnyk harta, ketenteraman itu hrs menjd sesuatu yg terus kita ciptakan dan jg kita trs pertahankan agar tetap ada dlm kondisi apapun yg dihadapi oleh keluarga kita hari demi hari.