DI 10102022
Mazmur 23:1
Mazmur Daud. TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.
Sebelum menerima panggilan Tuhan utk menjd raja atas Israel, Daud hanyalah seorg pemuda yg menggembalakan kambing domba yang adalah milik ayahnya sndri (1 Samuel 16:11).
Menarik sekali bahwa Daud memandang Tuhan sebagai seorg gembala yang menggembalakan ternaknya, ini cara pengenalan akan Tuhan yang mungkin pas sekali untuk Daud, krna dia paham bgmna seorang gembala itu menggembalakan kambing dombanya sehingga mazmur yang dia tulis jelas sekali menjabarkan bgmna peranan Tuhan yang menggembalakan dirinya. Pertama, dia memposisikan dirinya sbg hewan yg punya seorang gembala, dibaringkan di padang yang berumput hijau, dibimbing ke air yg tenang dan menyegarkan jiwanya, lalu dituntun ke jalan yg benar dan sekalipun dalam lembah kekelaman, dia tidak takut bahaya karena ada penyertaan Tuhan, gada & tongkat Tuhan menghibur dirinya. Kedua, Daud mulai masuk dlm aplikasi peranan Tuhan sebagai Gembala dalam kehidupan yang nyata, bgmna Tuhan membuatnya menang atas musuh-musuhnya, digambarkan dg hidangan yg ada di hadapan para lawannya, dia diurapi dan pialanya penuh melimpah sbg tanda bhw Tuhan ada di pihaknya. Daud yakin kebajikan dan juga kemurahan Tuhan akan mengikutinya sepanjang umurnya dan dia akan diam dlm rumah Tuhan sepanjang masa.
Pola yg Daud terapkan utk mengenal Tuhan, ini bisa juga diterapkan pd masing-masing dr kita, misalnya mgkin kita adalah seorg boss, jd kita belajar mengenal Tuhan sebagai Boss kita, apa yg dia lakukan dlm hidup kita mgkin bisa sedikit banyak lebih mudah kita pahami. Atau misalkan kita seorang dokter, kita pahami Tuhan sebagai ‘Dokter’ dlm hidup kita. Tentu ini bukan pola yg sempurna karena tdk mgkin kita bisa mengenal Tuhan 100% karena Dia adalah Tuhan yang tidak terbatas, namun bkn berarti kita tidak perlu utk mengenal Tuhan lebih dalam. Banyak hal yang Tuhan perbuat dlm hidup kita yg kira sulit untuk memahaminya, apa alasan Tuhan dan tujuannya utk apa bagi kita, namun semakin dlm kita mau lebih mengenal Tuhan, Dia akan mempermudah kita utk bs memahami situasi yg sedang terjadi menurut sudut pandang Tuhan. Salah paham yg sering terjd adalah karena kita gagal utk mudah memahami situasi yg Tuhan izinkan terjd dalam hidup kita, pikiran negatiflah yg timbul sehingga kita menilai Tuhan secara keliru. Mulailah untuk belajar memahami Tuhan lebih dalam, bangun hubungan yg intim dgn Tuhan setiap hari.
Jgn lelah utk terus berusaha memahami Tuhan dlm kehidupan keseharian kita, situasi yang ada adalah alat yg Tuhan pakai utk mengajar setiap kita lebih mengenal Tuhan secara dekat.