DI 18102022
Mazmur 37:7-8
Berdiam dirilah di hadapan TUHAN dan nantikanlah Dia; jangan marah karena orang yang berhasil dalam hidupnya, karena orang yang melakukan tipu daya.
Berhentilah marah dan tinggalkanlah panas hati itu, jangan marah, itu hanya membawa kepada kejahatan.
Apakah kita berpikir Tuhan itu tidak adil? Orang yg jahat justru hidupnya secara finansial malah lebih baik drpd org yg hidup takut akan Tuhan, jd apa gunanya kita hidup benar di hadapan Tuhan setiap hari?
Kita diejek karena hidup jujur dan lurus oleh org yg melakukan kecurangan dan tipu daya karena mereka lebih ‘kaya’ dari kita? Apa reaksi yg kita tunjukkan ketika itu terjadi? Ayat di atas menjd satu peringatan bagi kita supaya jgn marah saat melihat org yg curang dan penipu hidupnya itu lebih ‘nyaman’ dr kita. Kalau kita terpancing, yg terlintas dlm pikiran kita adalah Tuhan itu tidak adil dan apa gunanya kita hidup benar kalau yg kita dapatkan itu tdk sebanyak mrka yang justru melakukan kecurangan dan tipu daya. Nantinya kita bs terpancing utk ikut berbuat jahat demi bs ikut merasakan hidup yabg lebih nyaman, lebih kaya dan tdk kuatir lagi akan kekurangan dalam hal finansial. Mulailah kita kompromi dgn dosa dan memang benar, mgkin kita akan dgn cepat lebih mudah mendapatkan banyak uang, namun ingatlah bhw semua perbuatan kita, yg baik dan yg jahat, hrs dipertanggung jwbkan di hadapan Tuhan, sadarkah kita bahwa dosa akan berujung pd maut? Tiap orang pasti akan mati tubuhnya, apakah dia org jahat atau org baik, tapi di dalam kekekalan nanti, akan ada di surga atau neraka? Org yg tdk takut berbuat dosa cenderung punya pikiran bhw Tuhan dan neraka itu tdk ada.
Tuhan itu adil, yg jahat pasti dihukum dan yang baik pasti menerima upah yg baik jg, namun yg hrs kita ingat bhw Tuhan punya perhitungan-Nya sndri ttg waktu penghukuman-Nya. Kita ambil contoh saja: ada 2 jenis cara membayar mknan yg kita makan, pertama, pesan makanannya lalu kita bayar, baru kita memakannya, kedua, pesan makanannya, kita makan, baru nanti kita bayar total semuanya. Hukuman Tuhan itu ada yg hrs diberikan saat seseorg masih hidup di dunia ini, berarti masih ada kesempatan utk bertobat, ada jg yg nanti diberikan saat pengadilan Tuhan, ini yg menakutkan karena terjadi setelah kita mati, dan tdk ada lagi kesempatan utk bertobat. Hal ini bs kita lihat dari apa yang Yesus ceritakan ttg Lazarus dan org kaya (Lukas 16:19-31). Org yg curang dan jahat, hidupnya mewah di dunia, dia berpikir bhw Tuhan itu tdk ada karena tidak ada hukuman yang Tuhan berikan, semuanya lancar saat dia melakukan tipu daya, nanti setelah dia mati, dia akan dihukum dan tdk ada waktu lagi utk bertobat, neraka menantinya. Jd untuk apa kita iri dan menjd marah terhadap org yg nanti akan masuk neraka? Bukankah jauh lbh penting utk menjaga diri kita jgn sampai masuk neraka karena ikut berbuat jahat demi mendapatkan yg kita inginkan yaitu bnyk harta?
Bersyukur dgn apa yg Tuhan berikan pd kita utk kita kelola dan nikmati, ingat bahwa suatu saat kita akan menerima upah dr perbuatan kita, yg baik dan yg jahat.