DI 28102022
Kisah Para Rasul 4:31
Dan ketika mereka sedang berdoa, goyanglah tempat mereka berkumpul itu dan mereka semua penuh dengan Roh Kudus, lalu mereka memberitakan firman Allah dengan berani.
Membaca kisah kuasa Tuhan bekerja pd zaman jemaat mula-mula pastinya sangat menguatkan iman, agak berbeda dgn apa yg terjadi di gereja pada hari-hari ini.
Misalnya saja, pemilihan seseorang atau untuk mengambil sebuah keputusan di zaman skrg ini dgn metode ‘voting’, zaman dulu dgn memakai cara berdoa dan berpuasa hingga Tuhan sendiri yg memberi jawaban. Dlm kisah yg kita baca di atas, kita melihat bhw pd zaman itu penginjilan adalah programnya Tuhan, artinya Tuhanlah yg melengkapi mereka dgn kepenuhan Roh Kudus, shga mereka dgn berani memberitakan firman Tuhan, kalau zaman skrg, penginjilan sebagian dilakukan sbg sebuah program, lebih perhatian kepada metode bgmna menginjil. Pengetahuan memang penting, tapi jgn terjebak pada metode yg kadang justru membuat gerakan penginjilan menjadi tdk tepat arah. Pengetahuan sebaiknya diimbangi jg dgn persiapan rohani yg cukup, ini artinya bukan sekedar tahu ttg firman Tuhan lalu dianggap cukup sdh bs menginjil, namun hidup yg penuh dgn Roh Kudus, hidup yg dipimpin oleh Tuhan, ini yg hrs ada dlm setiap pribadi yg rindu utk melakukan penginjilan. Kalau sekedar hanya punya pengetahuan, penginjilan berubah menjd perdebatan antar doktrin dan agama, yg justru dampaknya kadang terasa kurang baik, yg lebih menonjol bukan Tuhannya, tp pribadi si orang yg awalnya katanya ingin menginjil.
Dlm kehidupan keseharian, kita pasti jg pernah mengalami bedanya kita menjalankan program manusia dgn menjalankan programnya Tuhan. Mengandalkan kekuatan diri sndri & organisasi tdk selalu menghasilkan spt yg seharusnya. Ini bs kita lihat dlm realita, kadang penginjilan yang dilakukan menjd salah arah, bukan mendpt jiwa baru yg sblumnya tdk mengenal Tuhan, tp yang terjadi justru ‘perebutan’ jemaat dari gereja lain, sehingga gereja yg satu merasa sengaja diajak bersaing oleh gereja lain, sehingga antar gereja menjd sulit utk unity. Dlm hidup pribadi, apa yg bkn programnya Tuhan hasilnya tdk maksimal & malah bisa merugikan bahkan membahayakan diri kita: mencoba bisnis baru lalu gagal, modal hilang begitu saja dan kita terlibat bnyk hutang, menikah dgn org yg bukan pilihan Tuhan, hidup serasa spt di neraka setiap hari. Bawalah setiap rencana kita ke hadapan Tuhan, kalaupun nanti dikoreksi oleh Tuhan atau dilarang utk dilakukan maka taat saja, Dia pasti tahu hasil akhirnya spt apa, jgn paksakan diri kita dgn mengabaikan yg sudah Tuhan peringatkan utk kita, nanti timbul masalah yg seharusnya tdk perlu kita alami, jgn nekad dan hanya mengikuti ambisi saja.
Hidup yg dipimpin oleh Tuhan akan membawa kita kepada hidup yg akan dan berkemenangan, jauh dr resiko yang merugikan dan dampaknya akan baik utk masa depan kita.