Menerima Kenyataan

DI 02112022

Yohanes 11:21, 32
Maka kata Marta kepada Yesus: “Tuhan, sekiranya Engkau ada di sini, saudaraku pasti tidak mati.
Setibanya Maria di tempat Yesus berada dan melihat Dia, tersungkurlah ia di depan kaki-Nya dan berkata kepada-Nya: “Tuhan, sekiranya Engkau ada di sini, saudaraku pasti tidak mati.”

Marta dan Maria mengatakan hal yg sama, tapi perhatikanlah bgmna perbedaan sikap mereka ketika mengatakannya, Maria berkata dg sikap tersungkur di kaki Yesus.

Kalau kita baca kisah ini secara lengkap, ketika Yesus lebih dahulu ditemui Marta, Dia memberi tahu bhw Lazarus akan bangkit, sedangkan pd Maria, Dia tdk mengatakannya tetapi langsung bertindak dgn membangkitkan Lazarus. Kenapa respon Yesus itu berbeda terhadap kedua kakak beradik ini? Tuhan merespon sesuai sikap kita terhadap Dia, apakah dgn merendahkan diri dan bs menerima keadaan walaupun sudah tdk bisa diubah dgn kemampuan yg manusia miliki, atau justru kita kehilangan kepercayaan terhadap Dia dan pasrah dgn keadaan. Marta meresponi apa yg dikatakan Yesus sbg sesuatu yang nantinya akan terjd pd akhir zaman bhw org-org percaya akan dibangkitkan, pdhal maksud Yesus adalah Dia akan membangkitkan Lazarus dari kematian di hari itu jg. Marta belum yakin bhw Yesus akan membangkitkan Lazarus di hari itu. Sikap kedua kakak beradik ini bisa menjd gambaran bgmna sikap kita berdoa pd Tuhan, apakah berdoa dgn merendahkan diri dan mempercayakan segala sesuatunya pd Tuhan, atau menyalahkan Tuhan atas semua yabg telah terjd, kalau Tuhan tolong, pasti keadaannya berbeda, tp sayangnya Tuhan tdk menolong, jadinya spt ini ..

Perkataan yg sama disampaikan oleh Maria dan Marta, tp dgn sikap yg berbeda, Yesus memberi reaksi yg berbeda. Dlm doa yg kita naikkan, jgn pernah menyalahkan Tuhan atas apa yg sudah terjd, Marta ‘menyalahkan’ Yesus, kalau saja Dia segera datang setelah menerima kabar Lazarus sdg sakit, pasti Lazarus tdk akan mati, ini masuk logika, tp terkadang manusia tdk tahu mengenai rencana Tuhan, memang Yesus membiarkan utk Lazarus mati dahulu karena Dia akan membuat Lazarus nanti bangkit dr kematian. Di mata kita sepertinya sdh terlambat, tp bagi Tuhan justru itulah waktunya bagi Dia utk menyatakan kuasa dan kemuliaan-Nya. Maria bs menerima semua yg sudah terjd walaupun dia juga berharap bhw Yesus segera datang dan menyembuhkan sakit Lazarus, tp pd akhirnya itu tdk terjd, Dia terima semuanya dgn sikap tersungkur di kaki Yesus. Doa org yg tdk menyalahkan Tuhan, menerima semuanya sbg ketentuan Tuhan, maka doa ini akan diresponi Tuhan dgn tindakan nyata sesuai dgn apa yg sudah menjd rencana Tuhan. Walau kelihatannya sdh terlambat menurut ukuran wkt manusia, percayalah bhw Dia selalu tepat waktu dan melakukan kehendak-Nya demi kebaikan.

Datang pd Tuhan dgn merendahkan diri, jangan menyalahkan Tuhan atas apa yg sudah terjadi, percayalah bhw Dia punya rencana yang terbaik utk hidup kita, sekalipun sepertinya sudah amat terlambat waktunya.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.