DI 18112022
Lukas 17:6
Jawab Tuhan: “Kalau sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja, kamu dapat berkata kepada pohon ara ini: Terbantunlah engkau dan tertanamlah di dalam laut, dan ia akan taat kepadamu.”
Membaca ayat ini, apa yg kita pikirkan? Beriman berarti bs melakukan mujizat spt Tuhan? Di sini letak kekeliruan dalam hal iman, bacalah ayat ini dgn teliti.
Dlm ayat di atas, org yg beriman hanya berkata pd sesuatu, dan sesuatu yg menerima apa yang kita katakan, akan melakukan tepat spt iman yg kita miliki. Jd jelas, bukan kita yang melakukan mujizat atau hal yg mustahil, tp iman yg sudah di level ‘memiliki bentuk’ mengandung kuasa yg sama spt yg Tuhan miliki. Sederhananya, orang yg memiliki iman yg sdh ada bentuknya, besar & kecil, apa yg dia katakan itu akan ditangkap oleh yg mendengarnya spt Tuhan yg berfirman scra langsung terhadapnya. Menyuruh pohon ara utk pindah tertanam di dalam laut, itu bisa terjadi, jg menyuruh gunung beranjak dan tercampak ke laut ini jg akan terjadi. Seperti dlm ayat berikut : “Dan seraya menanggapi, YESHUA berkata kepada mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, jika kamu mempunyai iman dan tidak bimbang, kamu akan melakukan bukan hanya atas pohon ara itu, melainkan juga pada gunung ini. Apabila kamu berkata: Terangkatlah dan tercampaklah ke dalam laut, maka hal itu akan terjadi!” (Matius 21:21). Jadi iman bukan menghasilkan mujizat, karena yang punya kuasa utk melakukan mujizat itu hanya Tuhan, tp iman menghasilkan kuasa perkataan, dan kuasa ini yg membuat Tuhan melakukan mujizat.
Kita mengenal istilah ‘deklarasi iman’, yaitu iman yg kita perkatakan dgn keyakinan yg penuh bhw itu akan terjd sesuai dgn yang kita deklarasikan. Tapi tentu saja org yg melakukan deklarasi iman ini hrslah benar-benar memiliki iman yg sudah memiliki bentuk, iman yg besar atau kecil. Jadi sekalipun deklarasi iman itu tampaknya sangat menyakinkan, tp jika org yg melakukannya tidak memiliki iman, itu hanya menjd sebuah tontonan rohani yg menipu penontonnya. Kalau seseorg benar memiliki iman yg berbentuk, perkataan yg diucapkan akan terjd dan menjd kenyataan. Dlm Alkitab contohnya adalah iman seorg perwira yg memohon kesembuhan dr Yesus: Tetapi jawab perwira itu kepada-Nya: “Tuan, aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku, katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh.
Lalu Yesus berkata kepada perwira itu: “Pulanglah dan jadilah kepadamu seperti yang engkau percaya.” Maka pada saat itu juga sembuhlah hambanya (Matius 8:8,13). Jd jelas bhw tetap Tuhan yg melakukan mujizat, tapi Dia bertindak sesuai dgn bentuk iman yg kita punya, itu proses yang sebenarnya, jgn pernah berpikir bhw kita bs melakukan mujizat spt Tuhan, yang benar adalah Tuhan bs melakukan mujizat lewat tubuh dan hidup kita.
Sudahkah iman kita memiliki bentuk, apakah itu besar atau kecil? Iman yg besar bukan lagi bcra ttg mujizat, tapi kemampuan untuk bergaul dgn Tuhan dan bertindak spt Tuhan bertindak krna kuasa-Nya ada dlm diri kita.