DI 25112022
1 Samuel 13:13-14
Kata Samuel kepada Saul: “Perbuatanmu itu bodoh. Engkau tidak mengikuti perintah TUHAN, Allahmu, yang diperintahkan-Nya kepadamu; sebab sedianya TUHAN mengokohkan kerajaanmu atas orang Israel untuk selama-lamanya.
Tetapi sekarang kerajaanmu tidak akan tetap. TUHAN telah memilih seorang yang berkenan di hati-Nya dan TUHAN telah menunjuk dia menjadi raja atas umat-Nya, karena engkau tidak mengikuti apa yang diperintahkan TUHAN kepadamu.”
Saul sebenarnya sangat beruntung, dia dipilih & menjd raja pertama bangsa Israel oleh Tuhan, tp dm menjalankan kekuasaannya, dia bertindak bodoh dgn tdk mentaati perintah Tuhan.
Awalnya Tuhan ingin Saul menjd raja atas Israel utk sepanjang hidupnya, dan pastinya keturunan berikutnya dr Saul yg akan meneruskan menjadi raja di Israel, namun itu semua dibatalkan krna ketidak taatan Saul dan Tuhan mengalihkannya kepada Daud dan keturunannya. Persyaratan yg Tuhan tetapkan adalah bahwa hrs tetap setia & taat pd perintah-Nya hingga seumur hidup. Kita jg melihat Daud dan bbrpa keturunan setelahnya pernah menikmati janji Tuhan ini, namun karena ketidak taatan keturunan berikutnya, maka janji itu juga diambil dr keturunan Daud. Memang tdk mudah utk tetap setia dan taat pd Tuhan, perlu komitmen super tinggi dan berani utk melawan arus yg sedang terjadi. Saul gagal karena tidak tahan kalau ditinggalkan oleh rakyatnya, lebih takut kehilangan dukungan rakyat drpd takut utk melawan perintah Tuhan. Daud berhasil karena dia sadar bhw tahta kerajaannya itu pemberian dr Tuhan, jadi kalau Tuhan tetap menginginkan dirinya menjd raja, itu tetap akan terjadi namun kalau Tuhan memilih org lain karena kualitasnya lebih baik, Daud rela meninggalkan tahtanya. Ini terlihat saat Absalom, anak Daud, memberontak dan ingin merebut tahta ayahnya.
Terkadang ada org yg iri pd org lain yg hidupnya jauh lebih baik daripada dirinya, berpikir bahwa Tuhan lebih memberkati org itu. Bisa saja orang lain itu ada dlm posisi spt Daud, menerima yang dari Tuhan karena ketidak taatan seseorang dan akibatnya menerima ‘porsi ganda’ dr Tuhan. Kita jg perlu koreksi diri jika sblumnya pernah terima janji Tuhan tp kenyataannya skrg justru berbalik dr yg seharusnya, mgkin ada dosa yg diperbuat shga Tuhan memberikan janji-Nya pd orang lain yg dinilai lebih pantas drpd kita. Kita gagal u5k terus menerima berkat Tuhan yabg dulu sempat kita alami dan nikmati. Kita ingat perumpamaan ttg 3 hamba yg diberikan talenta utk dikelola & menghasilkan keuntungan. Yg berhasil memberi keuntungan 5 talenta akhirnya diberi tambahan 1 talenta lagi oleh Tuhan krna hamba ke-3 yang hanya menyimpan uang itu tanpa dikelola shga tdk memberikan keuntungan pd tuannya. Apa yg kita terima lebih, itu mgkin jg awalnya ditujukan Tuhan utk org lain, karena org itu tidak taat, jadi kitalah yang dipercaya Tuhan utk menerimanya. Jgn merasa diri hebat, tetaplah rendah hati dan setia pd Tuhan seumur hidup kita.
Taat dan setia, bukan sehari dua hari, to seumur hidup kita, jgn menyimpang ke kiri atau kanan, tetap berjalan di jalur yang Tuhan peruntukkan bagi kita utk menjalaninya.