Kaya di Hadapan Tuhan

DI 13012023

Lukas 12:20-21
Tetapi firman Allah kepadanya: Hai engkau orang bodoh, pada malam ini juga jiwamu akan diambil dari padamu, dan apa yang telah kausediakan, untuk siapakah itu nanti?
Demikianlah jadinya dengan orang yang mengumpulkan harta bagi dirinya sendiri, jikalau ia tidak kaya di hadapan Allah.”

Tuhan ingin kita kaya, ini yg hrs kita pahami, tapi kaya yg bgmna? Dari ayat di atas, jelas kita lihat bhw kaya yg diinginkan Tuhan itu bagi kita ialah kaya harta sekaligus kaya di hadapan Tuhan.

Itu sepaket, jgn dipisahkan karena nanti artinya berubah. Kaya harta vs diperoleh dg kerja keras dan hikmat manusia, itu sebabnya org yg bukan Kristenpun jg bnyk yg kaya, tapi kaya di hadapan Tuhan itu apa? Apakah ukurannya jg ialah harta? Tentu tdk, ternyata ukuran kaya di hadapan Dia adalah ’emas’, apa itu? Dlm kitab Wahyu kita dpt temukan ttg hal ini: “maka Aku menasihatkan engkau, supaya engkau membeli dari pada-Ku emas yang telah dimurnikan dalam api, agar engkau menjadi kaya, dan juga pakaian putih, supaya engkau memakainya, agar jangan kelihatan ketelanjanganmu yang memalukan; dan lagi minyak untuk melumas matamu, supaya engkau dapat melihat. (Wahyu 3:18). Jd ukurannya adalah seberapa banyak kita punya ’emas yg dimurnikan’. Tentu ini bukan emas yg ada di ‘lantai surga’, tapi kata kuncinya adalah ‘murni’, artinya ada pemurnian yg terjd, hidup yg dimurnikan spt emas yg dimurnikan, inilah yang Tuhan ukurkan sbg kaya atau tdknya seseorg di hadapan Tuhan. Tapi sayangnya, org justru tdk menginginkan pemurnian itu krna membuat dia mengalami hidup yg tdk nyaman, penderitaan, dan penghinaan dr bnyk org.

Ketika bertobat ‘dihajar’ Tuhan sbg pemurnian yg Dia lakukan, dulu sblum bertobat, sombong & mendewakan uang di atas segalanya, hidup itu hanya utk uang dan uang, Pekerjaan dan bisnis yg kotor hrs dihancurkan Tuhan: jadi bangkrut & hrs memulai dgn yg baru, yg bersih, dan ini tidak mudah, menderita dan dihina org. Ketika mulai bangkit dr keterpurukan, Tuhan jg imbangi dgn pemurnian karakter dan pola pikir, harta bukan hanya utk diri sndri, tp digunakan jg utk menjd ‘berkat Tuhan’ bagi org lain. Itulah mengapa dlm kisah seorg muda yg kaya, Yesus menyuruh dia utk menjual hartanya dan membagikannya pada org miskin (Matius 19:21). Kekayaan harta dan karakter yg mulia, memampukan seseorg untuk tdk cinta uang, tdk menjd hamba uang, tp uang dipakai utk membiayai hidup dan memberkati org lain yg membutuhkan. Kejarlah ’emas’ yang nantinya membuat kita punya harta di surga & dipandang layak oleh Tuhan. Jgn senang kalau selama hidup di dunia sbg org Kristen itu selalu nyaman dan bahagia, tdk mengalami proses & pemurnian dr Tuhan, jgn-jgn nasibnya akan spt org dlm ayat yang kita baca, Tuhan mengambil semuanya dlm sekejap.

Kaya harta dan karakter yg mulia, keduanya hrs kita miliki bersamaan, jgn sombong dgn semua yg kita punya dan mendewakan uang, kejarlah ’emas yg dimurnikan’ dlm hidup kita.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.