Siapa Tuhan Menurutmu?

DI 19012023

Markus 8:29
Ia bertanya kepada mereka: “Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?” Maka jawab Petrus: “Engkau adalah Mesias!”

Setelah sekian lama menjd murid Yesus, suatu saat Yesus bertanya pada mereka ttg siapakah diri-Nya menurut mereka, dan Petrus menjawab bhw Yesus adalah Mesias.

Kalau pertanyaan itu ditanyakan pd kita, apa yg jadi jawaban kita? Yang mengalami pertolongan Tuhan akan menjawab Tuhan itu Penolong yang setia, yg disembuhkan oleh Tuhan akan menjwb Tuhan itu Penyembuh, dsbnya. Menilai Tuhan dr apa yg Dia lakukan dlm hidup kita memang bisa dimaklumi, apalagi kalau yg kita alami itu bnyk hal yg baik, tapi bgmna ketika doa kita tdk dijwb, permintaan kita ditolak Tuhan, org yg kita kasihi meninggal mendadak, dsbnya? Selain hal yang ‘manis’, jg ada hal-hal yg di luar harapan dan yg tdk kita inginkan itu terjd, namun Tuhan dengan ‘sengaja’ membiarkan kita mengalaminya. Janji Tuhan seakan spt sesuatu yg ‘abstrak’, sulit utk dijangkau, apalagi direalisasikan. Di sekeliling kita pasti ada org-org Kristen yg kecewa dan jg marah pada Tuhan, di saat terjepit malah Tuhan diam, org-org menjauh dan hrs mengalami bnyk penderitaan hingga semuanya habis dan nyawa hampir ikut melayang. Kalau mgkin kita pernah mengalaminya, apa kata kita ttg Tuhan? Apakah sama baiknya spt saat kita mengalami hal yang baik dr Tuhan? Atau justru pendapat kita negatif ttg Tuhan dan malah berpikir lebih baik menjadi org yg atheis saja?

Nabi Elia pernah merasa ingin mati saja setelah lelah melakukan perintah Tuhan namun justru nyawanya terancam oleh ancaman permaisuri Izebel, istri raja Ahab (1 Raja-Raja 19:4). Menjadi buronan satu kerajaan tentu secara logika sulit utk bs lolos. Elia tetaplah manusia biasa, punya rasa takut dan gentar, tapi Tuhan menguatkan Elia dan trs menyertainya. Mgkin kita pernah di dlm situasi spt Elia, apakah kita tetap setia? Ini yg akan mengubah pendapat kita ttg siapakah Tuhan itu menurut kita. Kalau kita tdk setia, kita pastinya memberi pendapat yg negatif, seperti org yg pergi meninggalkan ruang bioskop pdhal film blm selesai, karena akhir dr sebuah film itu bs saja di luar prediksi kita, demikian jg jika kita tetap setia dan menjalani semuanya sampai di akhir, pendapat kita ttg Tuhan malah jadi positif dan iman kita makin diperkuat lagi. Yang Tuhan uji dr kita itu bukan kehebatan yg kita punya, tp kesetiaan dan kematangan karakter kita di saat yg buruk dan penuh penderitaan. Di saat duka & pahitlah maka keaslian kita akan nampak, pola pikir kita akan terlihat jelas, dan ketahanan utk mengendalikan emosi itu bs dinilai. Apakah kita didapati tetap setia dan tahan uji?

Mungkin Tuhan izinkan kita kehilangan semua yg berharga, tapi itulah pemurnian diri kita yang harus kita jalani, ketika semuanya berakhir, Dia berikan kita kemuliaan hidup yg jauh lebih besar dr sblumnya.

About KoDan

Tuhan bicara pada kita melalui berbagai cara, salah satunya melalui tulisan renungan yang diinspirasikan melalui pewahyuan Firman Tuhan, dan lewat media ini, kerinduan saya kita makin mengenal Tuhan Yesus Kristus lebih intim lagi.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.