DI 02022023
Matius 5:29-30
Maka jika matamu yang kanan menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, dari pada tubuhmu dengan utuh dicampakkan ke dalam neraka.
Dan jika tanganmu yang kanan menyesatkan engkau, penggallah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa dari pada tubuhmu dengan utuh masuk neraka.
Memaknai ayat ini tentu harus bijak, bkn berarti kita praktekkan secara hurufiah, karena jika itu dilakukan maka habislah semua anggota tubuh kita, tentu bukan ini yg dimaksud oleh Yesus.
Dlm dunia kedokteran, kita mengenal tindakan penyelamatan, mengamputasi, yaitu tindakan memotong bagian tubuh tertentu yg sdh rusak utk menghindari perusakan yg lebih meluas ke bagian tubuh yg lain. Dlm bbrpa kasus, aborsi dilakukan misalnya akibat janin ternyata sudah meninggal saat masih dlm kandungan, ini demi keselamatan sang ibu supaya tidak keracunan. Dlm ayat ini diingatkan bhw dosa menggunakan anggota tubuh kita utk sbg alat melahirkan satu perbuatan dosa. Dosa bs dimulai dr apa yg kita lihat oleh mata, merangsang keinginan daging yg pd akhirnya melahirkan perbuatan dosa. Dlm ayat ini Yesus mengajar utk bertindak tegas, tdk kompromi terus menerus dgn kelemahan, lebih baik kehilangan sesuatu drpd seluruhnya menjd rusak dan hancur. Jika harta yang banyak justru mendorong kita melakukan banyak dosa, lebih baik kita hidup dgn harta yg secukupnya namun tidak berdosa karena kekayaan: Jauhkanlah dari padaku kecurangan dan kebohongan. Jangan berikan kepadaku kemiskinan atau kekayaan. Biarkanlah aku menikmati makanan yang menjadi bagianku. (Amsal 30:8). Penulis Amsal sadar akan bahaya kekayaan dan kemiskinan yg mendorong manusia bs berbuat banyak dosa.
Dosa apa yg masih sulit utk kita taklukkan? Jika perbuatan dosa yg bs terlihat oleh mata, orang biasanya masih mau menahan diri karena malu jika ketahuan org lain, tp dosa yg ada di pikiran dan dlm hati, yg org lain tdk bs tahu, biasanya ini sulit utk ditaklukkan. Yg hrs kita lakukan adalah segera ‘memotong’ semua yang bs merangsang hati dan pikiran kita utk berdosa. Contohnya jika dosa yg kita perbuat dlm hati dan pikiran itu ada kaitannya dgn smartphone yg kita pakai, segera hapus aplikasi yg isinya menghubungkan kita dg semua rangsangan dosa: judi, percabulan, dan yg lainnya. Selama masih ada dlm smartphone kita, itu akan menggoda kita trs menerus setiap saat, ketegasan kita dan disiplin diri sangat kita perlukan dlm hal ini. Kalau kita berdosa karena lingkaran pertemanan yang salah, pisahkan diri kita, keluar dr sana. Salah satu hal yg mungkin bs sedikit membantu adalah mengakui dosa itu di hadapan Tuhan dan org yang bs kita percayai karena manusia cenderung trs berbuat dosa yg sama kalau dosa itu tidak diketahui org lain. Yg paling penting adalah tekad dr diri sndri untuk mau terbebas dr belenggu dosa, menjd pribadi yg merdeka dlm Kristus.
Buanglah semua yg bs merusak hidup kita, pilih pergaulan yg baik, jgn mencintai harta, lebih lagi tingkatkan pengendalian diri, ini akan menolong kita menang melawan godaan dosa.