DI 27022023
Yesaya 60:1
Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang, dan kemuliaan TUHAN terbit atasmu.
Kata menjd teranglah, ini memang bs diartikan lebih dr satu pengertian, manakah pengertian yg benar? Tentunya perlu suatu perenungan yg dlm dan berpikir jernih.
Kita hrs bisa membedakan antara terang & sinar karena kadang keduanya dianggap sama. Sinar yg dipancarkan akan menerangi area yg terkena sinar itu, itulah mengapa ada bagian bumi yang mengalami siang dan ada yg malam, perputaran bumilah yang membuat hal ini terjd. Terangnya sebuah tempat karena ada sinar atau cahaya, jd terang itu adalah situasinya, sedangkan cahaya atau sinar yg jd penyebabnya. Dlm ayat di atas, menjd teranglah bs dimaknai sbg yang dulunya gelap, sekarang menjd terang karena ada sinar atau cahaya yg menerangi, ini diperkuat dengan kalimat berikutnya yaitu ‘terangmu datang’. Jadi terang karena terangnya datang, dan pasti ada yg jadi membuatnya terang. Seperti ruangan yg gelap karena lampu sudah habis masa pakainya maka ketika kita ganti lampu itu dgn lampu yg baru maka kita percaya ruangan akan kembali menjd terang, terang telah datang saat kita bw lampu yg baru lalu dipasang. Bangkitlah, menjd teranglah, bs diartikan sebagai kembalinya apa yg dahulu ada: situasi yg ‘terang’, karena terang telah datang, kembali bersemangat dan punya gairah utk melawan situasi yg penuh kegelapan.
Hidup yg ‘terang’, ini yg hrs kita maknai dr ayat yg kita baca. Mungkin berbeda dg pemahaman umum yg memaknai bhw kita hrs menjd terang, sekali lagi kita hrs ingat bahwa terang bukanlah sinar atau cahaya, kita bs menerangi sesuatu yg gelap kalau punya sumber penerangan: senter, atau yg lainnya. Di dalam senter ada cahaya, tp yg menyebabkan terang adalah cahaya yg ada di dlm senter itu. Bangkitlah, menjd teranglah, artinya hidup kita yg dahulu gelap, krna terang kita telah datang: ada ‘cahaya’ yang menerangi hidup kita, dulu hidup dlm dosa, sekarang hidup dlm kasih karunia: “Tetapi jika kita hidup di dalam terang sama seperti Dia ada di dalam terang, maka kita beroleh persekutuan seorang dengan yang lain, dan darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa (1 Yohanes 1:7). Jadi org yg hidupnya terang, bisa terlihat dr keaktifannya dlm bersekutu dgn sdr seiman yg lain, dan dampak lainnya adalah kita akan disucikan dr semua dosa oleh darah Yesus yg telah mati utk menebus dosa kita. Jadi bukan dlm pemahaman bhw menjd terang itu seperti memberi teladan baik, ayat di atas bukan bicara ttg menjd teladan.
Ketika kita bangkit dan menjd terang, kita mulai terbiasa utk hidup dlm terang artinya dipimpin oleh firman Tuhan, maka kemuliaan Tuhan akan terbit atas hidup kita, itulah rangkaian dr hidup di dlm Tuhan: dipilih, dimurnikan, diproses dan dimuliakan Tuhan.